Jumat, Juli 19, 2024
BerandaBeritaPemkot Bandung Buka Layanan Vaksin Booster di 22 Puskesmas Sebagai Syarat...

Pemkot Bandung Buka Layanan Vaksin Booster di 22 Puskesmas Sebagai Syarat Mudik, Ini Dia Daftarnya

DESTINASI BANDUNG– Sesuai dengan arahan presiden Indonesia, vaksinasi booster menjadi salah satu syarat bagi warga Bandung yang hendak mudik atau berpergian keluar kota.

Bagi warga Bandung jika telah melakukan vaksinasi dosis 3 atau booster, maka tak perlu melampirkan hasil tes antigen atau PCR lagi.

Untuk memudahkan warga Bandung melakukan vaksinasi 1,2 dan Booster, selama April ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyediakan layanan vaksin gratis yang tersebar di 22 puskesmas.

Di antaranya, Arcamanik, Babakan Sari, Babakan Tarogong, Cibaduyut Kidul, Cijagra Lama, Cijerah, Cipaku, Cipamokolan, Derwati, Garuda, Griya Antapani, Ibrahim Adjie, Ledeng, M Ramdan, Mandala Mekar, Pamulang, Pasirkaliki, Pasundan, Puter, Riung Bandung, Sukajadi, dan Sukarasa.

Rata-rata jam operasional vaksinasi ini dimulai dari pukul 07.30-13.00 WIB dengan jenis vaksin Astra Zeneca dan Covovax. Anda bisa langsung mengunjungi dan daftar di tempat-tempat tersebut.

Namun, tidak semua lokasi menyediakan layanan vaksinasi setiap hari. Di Babakan Sari misalnya, hanya membuka layanan vaksin dari Senin-Kamis pukul 08.00-10.30 WIB dari dosis 1-3.

Beberapa titik yang membuka layanan dari Senin-Sabtu antara lain Babakan Tarogong, Cijagra Lama, Mandala Mekar, Pamulang, dan Sukajadi.

Untuk info lebih lanjut terkait jam pelayanan, Anda bisa akses melalui akun instagram @humas_bandung.

Tersedianya layanan vaksinasi gratis ini juga bentuk ikhtiar pemerintah demi menekan angka covid-19 dan persiapan menuju endemi.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, kasus ter baru per Minggu, 10 April 2022, konfirmasi aktif di Kota Bandung hanya 36 kasus.

“Kita pernah sempat 1.736 kasus per hari. Tapi, alhamdulillah info terbaru hanya 36 kasus. Semoga ini ikhtiar kita menuju proses pemulihan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Bandung,” terang Yana.

Melandainya angka covid-19 di Kota Bandung juga menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi level 2.

“Berdasarkan teorinya WHO, jika proses vaksin di suatu wilayah sudah mencapai 100 persen, maka pandemi bisa berubah menjadi endemi. Sampai saat ini, vaksinasi di Kota Bandung untuk dosis 1 sudah 113 persen, lalu dosis 2 di angka 103 persen. Terakhir dosis 3 kita sudah 24 persen dari target 30 persen sampai akhir April ini,” paparnya.

RELATED ARTICLES

Most Popular