DESTINASI BANDUNG – Dalam upaya menjaga kualitas permainan dan masa depan pemain, PERSIB Bandung resmi meminjamkan enam pemain ke berbagai klub di Liga 1 dan Liga 2. Di antaranya adalah nama-nama populer seperti Dedi Kusnandar (Dado), Henhen Herdiana, dan Dimas Drajad.
Ketiganya mengikuti jejak Zalnando, Ferdiansyah, dan Muhammad Adzikry, yang lebih dulu dilepas ke klub berbeda dalam masa peminjaman.
Dedi Kusnandar dipinjamkan ke Bhayangkara FC untuk mengisi lini tengah. Henhen akan bermain bersama Persik Kediri, dan Dimas Drajad mencoba peruntungannya bersama Malut United.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Pelatih Bojan Hodak menilai, sebagian pemain yang baru pulih dari cedera panjang tidak bisa langsung bermain optimal tanpa menit bermain yang konsisten.
Baca Juga: Debut Thom Haye dan Federico Barba Jadi Harapan Baru Persib Bandung Saat Hadapi Borneo FC
Menurut Hodak, peminjaman ini merupakan bentuk perhatian klub terhadap kesejahteraan karier pemain. “Kami ingin mereka bermain reguler dan mendapat pengalaman. Di klub baru, mereka bisa kembali ke performa terbaiknya,” katanya.
PERSIB memang tengah dalam masa padat kompetisi. Namun, untuk menjaga stabilitas tim dan performa individu, rotasi seperti ini dianggap penting. Pemain yang tidak mendapat tempat di tim utama tetap bisa berkembang.
Dalam konteks Dado dan Dimas, keputusan ini justru menjadi harapan baru. Setelah lama berkutat dengan cedera, keduanya membutuhkan kompetisi nyata untuk kembali bugar secara menyeluruh.
Henhen sendiri adalah pemain bertahan yang loyal, tapi ia belum mendapat cukup menit bermain di musim ini. Dengan bergabung ke Persik, ia berpeluang mengisi slot utama di lini belakang.
Kehadiran para pemain PERSIB di klub lain juga dinilai bisa meningkatkan kualitas Liga 1 dan Liga 2. Mereka membawa pengalaman dan etos kerja profesional ke klub yang mungkin lebih membutuhkan jasa mereka.
Kebijakan ini juga memperlihatkan bahwa PERSIB adalah klub yang tidak hanya mementingkan prestasi, tetapi juga pengembangan pemain secara menyeluruh.
Manajemen klub menyatakan bahwa proses pemantauan akan terus dilakukan terhadap semua pemain pinjaman. Jika performa mereka bagus, maka bukan tidak mungkin akan kembali masuk skuad inti.
Strategi ini sejalan dengan prinsip klub untuk menjadi rumah bagi pemain-pemain terbaik Indonesia, bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga masa depan.
PERSIB pun mendapat apresiasi dari pengamat sepak bola yang menilai langkah peminjaman ini sebagai bentuk profesionalisme klub besar yang peduli terhadap regenerasi dan kontinuitas prestasi.
Dengan komposisi pemain yang terus dinamis, PERSIB Bandung tetap menjadi kekuatan besar yang diperhitungkan di Liga 1 musim ini dan musim-musim berikutnya.





