DESTINASI BANDUNG – Bagi pencinta petualangan dan adrenalin, wisata off road di kaki Gunung Galunggung Tasikmalaya bisa jadi pengalaman tak terlupakan. Dikenal dengan rute Pasir Datar, kawasan ini dulunya merupakan lautan pasir luas yang terbentuk akibat letusan besar Gunung Galunggung pada tahun 1982. Kini, area tersebut disulap menjadi lintasan ekstrem bagi para pecinta wisata alam dan kendaraan jeep tempur.
Kegiatan off road di Pasir Datar Gunung Galunggung ini dimulai dari basecamp para pemilik jeep, atau bisa juga dari kawasan pusat Kota Tasikmalaya, tepatnya di sekitar Jl. HZ. Mustofa — area yang dikenal sebagai pusat keramaian dan mal terkenal di kota ini. Wisatawan dapat memilih dua jenis paket perjalanan, yaitu Fast Trip dan Long Trip, sesuai dengan durasi dan pengalaman yang diinginkan.

Paket wisata off road di kaki Gunung Galunggung Tasikmalaya Fast Trip berdurasi sekitar dua jam, cocok bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi off road dalam waktu singkat.
Dalam paket ini, satu unit jeep diisi maksimal empat orang, lengkap dengan fasilitas air mineral, asuransi, dan safety helm.
Sementara itu, bagi pencinta petualangan panjang, paket Long Trip berdurasi 5–6 jam dengan tambahan fasilitas berupa kelapa muda dan makan siang.
Perbedaan mendasar dari kedua paket ini terletak pada titik penjemputan—Fast Trip dimulai dari kawasan Cipanas Galunggung, sedangkan Long Trip memiliki rute yang lebih panjang dengan medan yang lebih menantang.

Selama perjalanan, peserta akan disuguhi pemandangan alam yang menakjubkan. Trek off road ini tidak hanya melewati tanah berbatu, sungai dangkal, dan tanjakan curam, tetapi juga melintasi area bekas galian tambang pasir yang kini menjadi jalur petualangan menarik.
Di tengah perjalanan, peserta bahkan bisa melihat gerombolan kerbau yang digembala di tengah padang luas—sebuah pemandangan unik yang jarang ditemui di tempat wisata lainnya.
Salah satu destinasi menarik dalam rute ini adalah Curug Cikahuripan, air terjun cantik yang tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan di kaki Gunung Galunggung.

Di sini, wisatawan bisa beristirahat sejenak, bermain air, atau sekadar menikmati suasana hutan yang sejuk dan alami. Untuk menikmati pengalaman lengkap off road di Galunggung, pengunjung perlu menyiapkan biaya sekitar Rp550.000 untuk trek pendek dan Rp900.000 untuk trek panjang—harga yang sepadan dengan keseruan dan keindahan yang didapatkan.
Baca Juga:9 Tempat Wisata Indoor Bandung Terbaik untuk Liburan Keluarga Tanpa Takut Hujan
Kegiatan ini juga sempat menjadi bagian dari program Famtrip Railway West Java Rute 4 bertema Railways Scenic Panoramic Familiarization Trip to Garut–Tasikmalaya, yang diikuti oleh 21 pelaku pariwisata dari berbagai daerah bahkan mancanegara.
Menurut Ghurfah Fauzulhaq, Humas DPD ASITA Jawa Barat sekaligus Koordinator Famtrip Rute 4, kegiatan ini merupakan strategi promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat (Disparbud Jabar) untuk mengenalkan destinasi wisata yang mudah dijangkau melalui jalur kereta api.
“Program ini dirancang agar pelaku wisata dapat menciptakan paket tur berbasis transportasi kereta, terutama untuk wilayah Garut dan Tasikmalaya,” ujar Ghurfah.
Menariknya, peserta yang terlibat juga berasal dari berbagai wilayah strategis, bahkan dari Nairobi, Afrika Utara, demi memperluas jangkauan promosi wisata Jawa Barat ke pasar internasional.
Baca Juga:6 Tempat Wisata di Pangalengan Bandung 2025: Keindahan Alam, Spot Foto Viral dan Rafting Seru!
Dengan medan menantang, panorama alam menawan, dan dukungan pemerintah daerah dalam promosi pariwisata, off road Pasir Datar Gunung Galunggung layak masuk daftar wajib kunjung bagi pecinta petualangan alam.
Rasakan sensasi menaklukkan jalur ekstrem sambil menikmati keindahan Tasikmalaya dari sisi yang berbeda—penuh debu, lumpur, dan keseruan tanpa batas.








