Viral Kesalahan Penilaian LCC Empat Pilar Kalbar, MPR RI Ambil Tindakan Tegas dengan Nonaktifkan Juri

oleh -281 Dilihat
MPR RI menonaktifkan dewan juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar setelah video kesalahan penilaian peserta viral di media sosial.
MPR RI menonaktifkan dewan juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar setelah video kesalahan penilaian peserta viral di media sosial. foto: ig@mprri

DESTINASI BANDUNG– Polemik penilaian dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat berbuntut panjang. Sekretariat Jenderal MPR RI mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara (MC) setelah video kontroversi tersebut viral di media sosial.

Keputusan itu diumumkan melalui pernyataan resmi Setjen MPR RI di Jakarta pada Selasa. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas polemik yang memicu kritik luas dari masyarakat.

Kasus ini bermula ketika salah satu peserta dari SMAN 1 Pontianak menyampaikan keberatan atas keputusan juri dalam sesi pertanyaan rebutan.

Dalam video yang beredar di media sosial dan tayangan YouTube MPRGOID, peserta menjawab pertanyaan mengenai lembaga yang memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga: Menteri Hukum Supratman Tegaskan Paten dan Riset Harus Berdampak untuk Ekonomi Indonesia

Jawaban peserta menyebut Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai lembaga yang dimaksud. Namun, juri menyatakan jawaban tersebut kurang tepat dan memberikan pengurangan nilai.

Tidak lama kemudian, pertanyaan yang sama diberikan kepada regu lain. Jawaban yang disampaikan ternyata serupa, tetapi kali ini dewan juri memberikan nilai penuh.

Perbedaan keputusan tersebut memicu protes dari peserta yang merasa jawaban mereka sama persis dengan tim lawan.

Perdebatan sempat berlangsung di arena lomba. Salah satu juri menjelaskan bahwa artikulasi peserta dianggap kurang jelas sehingga jawaban tidak terdengar sempurna.

Pernyataan itu justru menuai kritik dari publik. Banyak warganet mempertanyakan profesionalisme dewan juri dalam memberikan penilaian.

Tagar terkait lomba tersebut bahkan sempat ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Sejumlah pengguna internet meminta MPR RI melakukan evaluasi menyeluruh.

Baca Juga: Rekomendasi Hotel Bandung Mewah di Lembang: L’Eminence Golf and Resort Lembang Tawarkan Harmoni Alam dan Fasilitas Lengkap

Merespons hal itu, Setjen MPR RI menyampaikan permohonan maaf kepada peserta dan masyarakat atas kelalaian yang terjadi selama kompetisi berlangsung.

MPR RI juga menegaskan komitmennya untuk menjaga nilai keadilan, objektivitas, dan sportivitas dalam setiap kegiatan pendidikan kebangsaan.

Sebagai tindak lanjut, evaluasi akan dilakukan terhadap mekanisme penilaian dan sistem verifikasi jawaban peserta agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, tata kelola penyampaian keberatan peserta dalam perlombaan juga akan diperbaiki demi menciptakan kompetisi yang lebih transparan.

LCC Empat Pilar sendiri merupakan program edukasi kebangsaan yang rutin digelar MPR RI untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Karena itu, publik berharap penyelenggaraan lomba ke depan dapat berlangsung lebih profesional sehingga tetap menjadi sarana pendidikan yang dipercaya masyarakat.