Kian Menjamur Tunawisma di Pusat Kota Bandung, Pemkot Siapkan Operasi Penertiban Besar-besaran

oleh -325 Dilihat
Kian Tunawisma Menjamur di Pusat Kota Bandung, Pemkot Siapkan Operasi Penertiban Besar-besaran
Kian Tunawisma Menjamur di Pusat Kota Bandung, Pemkot Siapkan Operasi Penertiban Besar-besaran

DESTINASI BANDUNG – Fenomena meningkatnya jumlah tunawisma atau homeless di pusat Kota Bandung menjadi sorotan serius Pemerintah Kota Bandung. Dalam beberapa waktu terakhir, keberadaan homeless semakin terlihat di kawasan strategis kota, terutama di area wisata yang ramai dikunjungi masyarakat dan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut terungkap usai dirinya menerima keluhan langsung dari warga saat melakukan patroli keamanan. Keluhan warga bukan hanya soal keberadaan homeless, tetapi juga menyangkut persoalan kebersihan lingkungan yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Farhan menjelaskan, warga mengeluhkan bau menyengat di sejumlah sudut kota. Setelah dilakukan penelusuran langsung, sumber bau tersebut diketahui berasal dari kotoran manusia yang ditemukan di berbagai titik pusat kota. Temuan ini memperlihatkan adanya persoalan sosial yang berdampak langsung terhadap wajah Kota Bandung sebagai destinasi wisata unggulan.

Baca Juga: Dukung Pemulihan Bencana di Sumatera, AHM Hadirkan Layanan Service Motor Gratis dan Bangun Sarana Air Bersih

Menurut Farhan, kawasan-kawasan strategis seperti Braga dan Taman Vanda menjadi lokasi yang paling terdampak. Bahkan, sejumlah gedung kosong di sepanjang Jalan Asia Afrika turut disalahgunakan sebagai tempat buang hajat oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kondisi tersebut dinilai mencoreng citra kota dan mengganggu kenyamanan warga serta wisatawan.

Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kota Bandung menyiapkan langkah tegas berupa operasi penertiban terhadap homeless dan manusia gerobak yang kerap beraktivitas di pusat kota. Farhan menegaskan bahwa solusi yang ditempuh bukan sekadar menambah fasilitas toilet umum, melainkan penanganan menyeluruh terhadap akar persoalan sosial.

“Langkah pertama yang kita lakukan adalah operasi penertiban homeless dan manusia gerobak. Jumlahnya memang cukup banyak dan ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Farhan usai evaluasi pengamanan libur Nataru di Balai Kota Bandung.

Selain penertiban, Pemkot Bandung juga akan melakukan pembersihan total di area-area yang selama ini dijadikan lokasi buang hajat, termasuk sudut jalan, taman kota, hingga bangunan kosong. Upaya ini dilakukan untuk memulihkan kebersihan dan kenyamanan ruang publik.

Di sisi lain, Farhan mengakui bahwa lonjakan wisatawan selama libur Nataru turut memberikan dampak besar terhadap aktivitas kota, termasuk meningkatnya tekanan terhadap fasilitas umum dan kebersihan lingkungan. Namun demikian, libur panjang tersebut juga membawa dampak positif bagi perekonomian daerah.

Baca Juga:Lengkap! Jadwal Acara Trans TV Selasa 13 Januari 2025, Bioskop Trans TV Tayang xXx Malam Ini

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung selama libur Nataru tercatat melampaui target yang telah ditetapkan. Capaian ini dinilai menjadi modal penting bagi Pemkot Bandung untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan penataan kota ke depan.

“Kita akui ada dampak yang mengerikan dari sisi kebersihan selama Nataru, tapi alhamdulillah PAD kita di atas target. Ini jadi modal untuk pembangunan infrastruktur ke depan,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung menegaskan komitmennya untuk menyeimbangkan aspek ketertiban sosial, kebersihan lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi, agar Kota Bandung tetap nyaman, aman, dan layak sebagai kota tujuan wisata nasional.