Pemkot Bandung Percepat Penanganan Banjir Rancabolang dan Derwati, Siapkan Solusi Jangka Panjang

oleh -231 Dilihat
Pemkot Bandung mempercepat penanganan banjir di Rancabolang dan Derwati serta menyiapkan sistem penyaluran air menuju Sungai Cipamokolan
Pemkot Bandung mempercepat penanganan banjir di Rancabolang dan Derwati serta menyiapkan sistem penyaluran air menuju Sungai Cipamokolan

DESTINASI BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat upaya penanganan banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Bandung Timur. Genangan air hingga saat ini masih terjadi di beberapa RW di Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage dan Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari akibat hujan yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan bahwa kondisi banjir yang terjadi saat ini tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga karena debit air Sungai Cisaranten yang masih tinggi serta adanya banjir kiriman dari wilayah Sapan, Kabupaten Bandung. Hal tersebut menyebabkan proses pemompaan air dari kawasan permukiman belum dapat berjalan secara maksimal.

Menurut Farhan, saat melakukan peninjauan langsung ke wilayah terdampak pada Kamis, 16 April 2026, air di kawasan tersebut masih sulit surut karena kondisi sungai yang penuh. Selain itu, banjir kiriman dari wilayah hulu juga memperparah situasi di kawasan hilir.

Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Sabtu, 18 April 2026

“Air masih sulit surut karena sungai penuh dan banjir kiriman juga belum turun. Ini yang membuat kita belum bisa memompa air keluar dari wilayah terdampak,” ujar Farhan.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot Bandung tengah menyiapkan solusi berupa pembangunan sistem penyaluran air dari wilayah Rancabolang menuju Sungai Cipamokolan. Program tersebut direncanakan masuk dalam anggaran tahun 2027 hingga 2028, namun tidak menutup kemungkinan akan dipercepat melalui perubahan anggaran tahun 2026.

Farhan menjelaskan bahwa pembangunan sistem penyaluran air tersebut akan dilengkapi dengan rumah pompa baru yang berfungsi mempercepat aliran air keluar dari kawasan terdampak. Saat ini, tim teknis masih melakukan kajian untuk menentukan apakah saluran yang akan dibangun menggunakan sistem tertutup berupa pipa atau saluran terbuka.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengatasi banjir berulang yang selama ini kerap terjadi di wilayah Bandung Timur.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Ciwidey Bandung Terpopuler untuk Liburan Long Weekend 2026, Lengkap Alamat dan HTM

“Perencanaan akan kita matangkan dalam beberapa minggu ke depan. Ini menjadi solusi jangka panjang agar genangan tidak terus berulang,” katanya.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga terus memastikan kebutuhan warga terdampak tetap terpenuhi. Penanganan darurat terus dilakukan dengan menyediakan dapur umum yang beroperasi setiap hari.

Dapur umum tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, relawan hingga masyarakat setempat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi selama masa banjir berlangsung.

Saat ini tercatat terdapat empat RW yang masih terdampak cukup parah. Dua RW berada di Kelurahan Rancabolang dan dua RW lainnya berada di Kelurahan Derwati.

“Kalau saya catat, sekarang ini yang genangannya belum surut juga dan masih parah ada empat RW, dua RW di Rancabolang, dua RW di Derwati,” ucap Farhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa menyampaikan bahwa bantuan untuk warga terus disalurkan secara terkoordinasi. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan pokok seperti sembako serta penyediaan makanan melalui dapur umum.

Ia menambahkan bahwa koordinasi antara pemerintah dengan lurah dan camat berjalan dengan baik. Partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mendukung distribusi bantuan secara merata.

Selain dari pemerintah, bantuan juga datang dari lembaga kesejahteraan sosial dan sejumlah perusahaan swasta. Dukungan tersebut dinilai sangat membantu dalam menjaga ketersediaan bahan pokok bagi warga terdampak banjir.

“Tadi ada bantuan dari lembaga kesejahteraan sosial dan juga dari perusahaan-perusahaan besar, sehingga Alhamdulillah tidak khawatir untuk kekurangan bahan pokok,” ujar Yorisa.

Dengan langkah terpadu antara penanganan darurat dan rencana pembangunan infrastruktur jangka panjang, Pemkot Bandung berharap permasalahan banjir di wilayah Rancabolang dan Derwati dapat segera teratasi dan tidak kembali berulang di masa mendatang.