STT Bandung Bangun TPS dan LRB dalam Pengabdian Masyarakat di Pangalengan

oleh -164 Dilihat
oleh
Foto Ketua STT Bandung bersama Dosen dan Mahasiswa beserta Masyarakat Dusun Papandayan, Desa Neglawangi Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Foto: STTB

DESTINASI BANDUNG – Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STT Bandung) baru saja membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS), dan Lubang Resapan Biopori (LRB) di Dusun Papandayan, Desa Neglawangi Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Program yang dilaksanakan STT Bandung ini sangat mengedepankan sebuah kontribusi dalam menghasilkan suatu kebermanfaatan besar untuk Masyarakat.

STT Bandung selalu mendukung segala bentuk kegiatan Dosen dan Mahasiswa yang berdampak positif untuk Masyarakat Indonesia khususnya di Jawa Barat.

Baca juga: Melalui Kuliah dan Magang Luar Negeri, STT Bandung dan Kwarda Jabar Ciptakan Generasi Unggul

Ketua STT Bandung Muchammad Naseer didampingi oleh Harya Gusdevi selaku Wakil Ketua III yang juga sebagai penanggung jawab dalam kegiatan pengabdian masyarakat, serta segenap Dosen dan Mahasiswa STT Bandung datang ke Dusun Papandayan, Desa Neglawangi Pangalengan, 20 Agustus 2022.

Menghadiri langsung kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa STT Bandung, Ketua STT Bandung beserta Sivitas STT Bandung disambut baik oleh seluruh Masyarakat dan riuh kegembiraan anak-anak Dusun Papandayan.

Dalam sambutannya, Muchammad Naseer mengucapkan terima kasih atas diterimanya dengan baik Mahasiswa STT Bandung untuk dapat menjalankan Pengabdian Masyarakat di Desa tersebut.

Baca juga: 2 Mahasiswa STT Bandung Raih Juara 1 dalam Perlombaan Corisindo

Terjunnya Mahasiswa STT Bandung di masyarakat, harapannya akan menjadi sebuah kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan Dusun Papandayan.

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh masyarakat Dusun Papandayan yang sudah menerima Dosen dan Mahasiswa kami dengan sangat baik”, ucap Naseer.

“Semoga kontribusi yang kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat, kami titipkan anak-anak kami yang luar biasa, untuk membantu masyarakat di Dusun Papandayan”, pungkasnya.

Pada program Pengabdian Masyarakat kali ini, Diyah Wijayanti, Titania Sari dan Angling Sugiatna yang merupakan Dosen STT Bandung bersama Harya Gusdevi selaku Wakil Ketua III STT Bandung memaparkan materi “Pengembangan dan peningkatan keterampilan Masyarakat tentang budaya serta pengolahan sampah dengan pola 3R (Reduce-Reuse-Recycle)”.

Baca juga: STT Bandung Berkolaborasi dengan Disdagin Kota Bandung Menuju UMKM Go To International

Dalam penerapan 3R, masyarakat mempraktekkan pembuatan kerajinan tangan berupa keset kain yang berasal dari kaos kaki bekas dan sisa kain produksi. 

Materi 3R tersebut diharapkan dapat memantik kreativitas masyarakat Dusun Papandayan dalam pengolahan sampah dan mendorong pergerakan ekonomi.

Selain sosialisasi untuk masyarakat, riuh kegembiraan anak-anak pecah ketika mengikuti berbagai permainan, perlombaan, dan kegiatan olahraga yang diadakan oleh organisasi Mahasiswa STT Bandung, mulai dari lomba mewarnai, permainan bola voli, sepak bola hingga senam bersama seluruh masyarakat.

Baca juga: Kolaborasi STT Bandung Bersama Universiti Utara Malaysia

Salah satu rangkaian output dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah para Mahasiswa STT Bandung bersama warga membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS), dan Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai bentuk kepedulian lingkungan alam Dusun Papandayan.

Harya Gusdevi sangat bersemangat dan merasa bangga atas terlaksananya pengabdian Masyarakat di Dusun Papandayan, harapannya dengan pengabdian masyarakat ini terjalin silaturahmi yang baik antara STT Bandung dengan Masyarakat Dusun Papandayan dan dapat saling berkontribusi untuk kebermanfaatan bersama.

“Senang sekali bisa melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Dusun papandayan ini yang diharapkan menjadi langkah baik untuk dapat bersilaturahmi, bersinergi dan saling berkontribusi dalam membangun Desa khususnya Dusun Papandayan” pungkasnya.