7 Cara Trading Short Crypto Agar Untung

oleh -445 Dilihat
7 Cara Trading Short Crypto Agar Untung. foto: Pixabay.com

DESTINASI BANDUNG – Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dari cryptocurrency. Dalam kondisi pasar crypto yang negatif atau ketika harga sedang turun, trader bisa mendapatkan keuntungan dari trading futures dengan membuka posisi short.

Untuk mendapatkan keuntungan trading futures maka kamu bisa menggunakan Binance Futures, dalam trading short. Karena Binance merupakan salah satu platform terbaik di dunia, maka tentunya memiliki banyak fitur.

Salah satunya adalah konversi mata uang crypto ke uang fiat seperti bome idr yang mudah dan cepat, selain itu, faktor keamanan berlapis yang ditawarkan platform harus mampu menjamin aset crypto yang kamu simpan aman.

PINTU alternatif aplikasi futures trading

Sekarang ini PINTU memiliki fitur baru trading future crypto yang bekerjasama dengan pedagang berjangka yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan di bawah pengawasan bursa crypto CFX, menghadirkan bisnis perdagangan crypto bernama Pintu Pro Futures.

Fitur futures trading atau bisa juga disebut dengan perdagangan berjangka merupakan kontrak berjangka. Futures adalah kontrak yang mewajibkan pemiliknya untuk membeli atau menjual sesuatu pada harga dan tanggal tertentu di masa yang akan datang.

Dengan fitur ini, kamu dapat menggunakan berbagai aset crypto pilihannya seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan transaksi derivatif crypto lainnya secara legal dan aman. Pintu Pro Futures sebagai aplikasi trading crypto, memberikan sesuatu yang baru bagi investor dan trader crypto.

Kehadiran Pintu Pro Futures melengkapi berbagai fitur canggih yang ada di aplikasi PINTU dan mungkin menjadikan PINTU sebagai aplikasi crypto pertama di Indonesia yang menawarkan fitur-fitur lengkap yang mewadahi investor pemula dan trader profesional.

Fitur Unggulan Pintu Pro Futures

Adapun beberapa fitur unggulan dari Pintu Pro Futures termasuk:

1. 5x Leverage
Fitur 5x Leverage memungkinkan trader untuk meningkatkan kemampuan trading hingga lima kali lipat dari investasi awal melalui trading futures. Dengan menggunakan leverage, kamu dapat memaksimalkan potensi keuntungan trading cryptomu.
Perlu diingat, leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus meningkatkan risiko kerugian.

2. Long-Short Trading
Para trader diberikan fleksibilitas untuk merespons berbagai kondisi pasar, baik bullish (harga naik) maupun bearish (harga turun). Dengan membuka posisi long ketika pasar diprediksi naik, atau short ketika pasar diprediksi turun, trader dapat memanfaatkan pergerakan harga di kedua arah.

3. Best Risk Management Tools
Pintu Pro Futures juga menyediakan alat manajemen risiko yang canggih untuk melindungi portofolio pengguna. Melalui pemantauan margin yang terperinci dan mudah digunakan, kamu dapat terus memantau posisi kamu dengan lebih baik.

Nikmati juga leverage 25x, khusus untuk token WLD, ARB, dan RENDER dengan maintenance margin dan initial margin yang lebih rendah. Dengan begitu, kamu bisa megoptimalkan pengguna modal dengan strategi trading yang lebih efektif dan efisien.

Mengapa Trading Futures di Pintu Pro Futures?

Perlindungan aset terjamin dengan keamanan terbaik.
Trading cross-margin untuk fleksibilitas portofolio dan likuiditas maksimal.
Dapat memonitor penggunaan margin dengan mudah.

Cara Trading Short
Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk melakukan trading short, diantaranya adalah:

1. Daftar dan buat akun
Langkah pertama adalah daftar dan membuat akun. Kamu bisa membuat akun di Pintu atau Binace yang telah terkenal. Jika belum memiliki kamu bisa download platform bursa exchange, kemudian lakukan pendaftaran dan verifikasi.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui nomor telepon atau alamat email. Setelah pendaftaran berhasil, langkah selanjutnya adalah login ke akun dan verifikasi akun.

2. Pilih Pro di pada aplikasi trading
Kamu bisa memilih pro futures. Biasanya aplikasi yang baik memiliki versi lite dan pro futures. Pada versi Lite biasanya perdagangan dan penjualan aset crypto yang biasanya hanya untuk investasi jangka panjang. Sementara itu, versi Pro menawarkan lebih banyak layanan crypto, seperti trading futures.

3. Deposito
Selanjutnya lakukan deposit untuk mentransfer uang ke dompet akun. Deposit dapat dilakukan dengan mengirimkan mata uang crypto dari akun lain atau menggunakan uang fiat dari multipayment yang disediakan pihak platform.
Untuk binance kamu tidak bisa melakukan deposit Rupiah karena Binance merupakan exchange atau bursa crypto yang belum dilegalkan di Indonesia. Maka kamu harus gunakan USDT atau gunakan Pintu Pro Futures yang terdaftar di Indonesia.

4. Pilih kontrak futures
Untuk memulai trading, langkah pertama yang kamu lakukan adalah memilih fitur futures. Dan kamu harus memilih jenis kontrak yang akan dijual. Kamu bisa memilih kontrak sesuai dengan coin crypto yang kamu gunakan.
Ketika harga Bitcoin turun, ada peluang bagi perdagangan untuk menjual secara short dalam kontrak berbasis aset ini. Jadi jika kamu memiliki USDT untuk trading futures Bitcoin, pasar dapat memilih aset perdagangan dalam bentuk kontrak BTCSDT.

5. Perhatikan informasi mengenai posisi short
Ada beberapa yang wajib diisi, pertama margin yang terdapat dua jenis yaitu short dan isolated. Crossing adalah jenis margin dimana jaminan leverage atau utang yang disebar jika membuka posisi lebih dari satu. Isolated berarti marginnya terkonsentrasi pada satu posisi dan tidak dapat digunakan untuk menutupi atau ditutupi pada posisi lain. Untuk melakukan trading ada dua pilihan market dan limit trading. Pada transaksi market, posisi yang dibuka akan dieksekusi pada harga saat trader menekan tulisan Sell/Short atau kontan.
Limit trading, kamu dapat menuliskan harga yang diinginkan untuk membuka posisi pada kolom di bawah teks Limit. Perlu diketahui bahwa angka yang tertulis adalah angka di sisi yang dikalikan dengan investasi, jadi jika kamu menulis 60 USDT dengan leverage 20x, berarti klien akan mengeluarkan maksimal 3 USDT.

6. Buka posisi Short
Dalam trading short kamu dapat trading secara langsung tanpa kontrak karena prosesnya adalah trader meminjam kontrak untuk menjualnya pada harga pasar yang diharapkan sehingga kontrak tersebut akan gagal.
Setelah kontrak dijual, kamu akan mempunyai uang dan jika harga kontrak turun, kamu dapat membeli kembali kontrak tersebut dan mengembalikannya kepada penjual atau peminjam perjanjian lainnya. Uang yang tersisa setelah akad dianggap sebagai keuntungan yang dapat disimpan atau digunakan untuk membeli aset lain untuk mendapatkan keuntungan baru.

Setelah semua informasi terisi, trader dapat melakukan trading short dengan mengklik Short / Sell dan menunggu untuk melihat posisi terbuka. Trader dapat melihat posisi terbuka pada kolom Sell/Short. Akan terdapat dua kolom yaitu kolom Status untuk menunjukkan status posisi open trade dan kolom Open Order untuk mencatat Take Profit. dan transaksi Stop Loss yang tetap.

7. Menutup posisi short
Jika ingin menutup posisi tanpa menunggu trading mengambil keuntungan atau menutup secara otomatis, kamu dapat mengklik tutup posisi. Setelah itu kamu akan mendapatkan beberapa kolom yang perlu diisi.

Kamu memilih jumlah atau jenis transaksi pasar untuk menutup posisi ini, jika ingin segera menutupnya maka transaksi yang dipilih adalah transaksi market. Selanjutnya kamu memilih 100% posisi yang ingin ditutup.
Terakhir, kamu cukup klik dan kamu akan menutup posisi.

Jika kamu mengikuti semua langkah ini, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari trading short pada aplikasi Futures trading crypto seperti Binance atau Pintu.