DESTINASI BANDUNG– Industri musik Indonesia kembali menghadirkan karya yang tidak hanya menyentuh secara musikal, tetapi juga sarat dengan pesan emosional. Duo vokal Wirastika resmi meluncurkan single terbaru mereka berjudul “Dilema Hati”, sebuah lagu yang menggambarkan perjalanan penuh harapan dan pergulatan batin bagi pasangan yang tengah berjuang memiliki anak.
Lagu “Dilema Hati” hadir sebagai bentuk empati terhadap para pejuang garis dua, istilah yang kerap digunakan untuk menggambarkan pasangan yang sedang berusaha mendapatkan buah hati. Melalui karya ini, Wirastika ingin menghadirkan musik yang tidak sekadar enak didengar, tetapi juga mampu menjadi teman bagi mereka yang menjalani proses panjang dan penuh kesabaran.

Wirastika sendiri digawangi oleh pasangan suami istri Mira Mustika Dewi dan Reza Wirayuda. Keduanya telah lama berkecimpung di dunia musik dan kini bersatu dalam sebuah proyek musikal yang memadukan kehidupan pribadi dengan ekspresi seni.
Lagu yang Berangkat dari Cerita Universal
Mira mengungkapkan bahwa “Dilema Hati” pada awalnya ditulis sebagai lagu yang menggambarkan dilema dalam hubungan asmara.
Liriknya menceritakan kebimbangan seseorang ketika cinta harus dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah.
Namun dalam proses pengembangan lagu, makna tersebut berkembang menjadi lebih luas dan menyentuh.
Wirastika kemudian melihat bahwa kisah dalam lagu ini juga sangat relevan dengan realitas yang dihadapi banyak pasangan yang tengah menanti kehadiran buah hati.
“Awalnya lagu ini menggambarkan dilema cinta yang sangat umum. Tetapi setelah melihat banyak pasangan yang berjuang untuk memiliki anak, kami merasa lagu ini memiliki makna yang lebih dalam,” ujar Mira saat acara peluncuran di Kantina Coffee & Space Bandung, Jumat (13/3/2026).
Musik sebagai Pelukan Emosional
Reza menambahkan bahwa lagu ini diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan emosional bagi pasangan yang sedang menjalani perjalanan panjang tersebut.
Menurutnya, perjuangan untuk memiliki anak sering kali berlangsung dalam kesunyian dan tidak jarang dipenuhi tekanan emosional.
Karena itu, musik diharapkan mampu menghadirkan rasa dimengerti.
“Kami ingin lagu ini menjadi semacam pelukan bagi para pejuang garis dua. Kadang perjalanan ini terasa sepi, dan kami berharap musik bisa menemani mereka,” kata Reza.
Melalui “Dilema Hati”, Wirastika mencoba menghadirkan empati dalam bentuk nada dan lirik, sehingga pendengar dapat merasakan kedalaman emosi yang terkandung di dalamnya.
Perjalanan Panjang Reza di Dunia Musik
Di balik lahirnya proyek Wirastika, terdapat perjalanan panjang yang telah dilalui Reza di industri musik. Ia pernah dikenal sebagai pemain bass di Nano Band, grup pop yang aktif pada periode 2008 hingga 2015.
Selain itu, Reza juga terlibat dalam sejumlah proyek musik independen di Bandung. Ia pernah bermain dalam berbagai band dengan warna musik yang berbeda, mulai dari grunge, alternative rock, hingga instrumental jazz.
Pengalaman lintas genre tersebut kemudian membentuk karakter musikalnya yang unik dan kaya.
Namun dalam proyek Wirastika, Reza memilih pendekatan yang lebih sederhana dan intim. Ia kini lebih sering menggunakan gitar akustik sebagai instrumen utama.
“Sekarang saya menikmati musik yang lebih sederhana. Dengan gitar akustik, cerita dan emosi dalam lagu bisa terasa lebih dekat,” ungkapnya.
Balada Pop dengan Nuansa Hangat
Secara musikal, “Dilema Hati” hadir dalam format balada pop yang lembut dan reflektif. Aransemen musik dibuat dengan tempo yang tenang sehingga emosi dalam lagu dapat tersampaikan secara maksimal.
Petikan gitar akustik yang dimainkan Reza menjadi fondasi utama komposisi lagu. Sementara itu, vokal Mira yang jernih dan penuh penghayatan menghadirkan nuansa emosional yang kuat.
Perpaduan harmoni vokal keduanya menciptakan suasana hangat sekaligus melankolis.
Lirik yang sederhana tetapi jujur membuat lagu ini terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.
Pendengar pun dapat dengan mudah terhubung dengan kisah yang disampaikan dalam lagu tersebut.
Nama Wirastika yang Penuh Makna
Nama Wirastika sendiri bukan sekadar identitas musik bagi pasangan ini. Nama tersebut memiliki makna personal yang erat dengan kehidupan keluarga mereka.
Wirastika merupakan gabungan dari nama Mira Mustika Dewi dan Reza Wirayuda, yang kemudian dijadikan nama duo musik mereka.
Menariknya, nama tersebut juga diberikan kepada anak bungsu mereka, Malika Diandra Wirastika.
“Nama Wirastika bukan hanya nama proyek musik kami. Ada cerita keluarga di dalamnya,” tutur Mira.
Hal inilah yang membuat setiap karya Wirastika terasa sangat personal dan dekat dengan kehidupan nyata.
Peluncuran Lagu di Bandung
Perilisan lagu “Dilema Hati” dirayakan melalui acara pemutaran perdana video musik yang digelar secara eksklusif di Kantina Coffee & Space Bandung.
Acara tersebut tidak hanya menampilkan premiere video musik, tetapi juga menghadirkan sesi diskusi yang mengangkat topik kesehatan reproduksi serta perjuangan para pasangan yang ingin memiliki anak.
Dalam talkshow tersebut, para narasumber berbagi pengalaman terkait endometriosis dan berbagai tantangan yang sering dihadapi oleh para pejuang garis dua.
Diskusi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu kesehatan reproduksi serta pentingnya dukungan emosional bagi pasangan yang tengah menjalani proses tersebut.
Rangkaian Acara Penuh Kebersamaan
Acara peluncuran lagu juga diisi dengan berbagai kegiatan yang mempererat kebersamaan, antara lain:
Penampilan live dari Wirastika
Sesi berbagi cerita inspiratif
Diskusi kesehatan reproduksi
Momen kebersamaan berbuka puasa
Suasana hangat dan penuh empati terasa sepanjang acara, mencerminkan pesan yang ingin disampaikan melalui lagu “Dilema Hati”.
Musik sebagai Bahasa Empati
Melalui karya terbarunya ini, Wirastika ingin menunjukkan bahwa musik dapat menjadi sarana untuk menyampaikan empati dan dukungan kepada sesama.
“Dilema Hati” tidak hanya berbicara tentang cinta, tetapi juga tentang harapan, kesabaran, serta kekuatan hati dalam menghadapi perjalanan hidup yang tidak selalu mudah.
Dengan melodi yang lembut dan lirik yang menyentuh, lagu ini diharapkan dapat menjadi teman perjalanan bagi banyak pasangan yang tengah menanti kehadiran buah hati.
Lebih dari sekadar karya musik, “Dilema Hati” menjadi pengingat bahwa setiap perjuangan selalu memiliki harapan di ujungnya.






