DESTINASI BANDUNG – Cireng Jumbo: Camilan Khas Bandung yang Kini Lebih Lezat dengan Beragam Varian Rasa
Cireng, camilan khas Bandung yang terbuat dari aci dan digoreng dengan berbagai isian, telah lama menjadi favorit di kalangan pecinta kuliner. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih membuat cireng selalu berhasil memanjakan lidah.
Kini, salah satu pengusaha kuliner asal Bandung, Agus Ridlowi, menghadirkan inovasi baru lewat Cireng Jumbo, dengan berbagai varian rasa yang semakin memikat banyak pelanggan.
Baca Juga: Kopi Tuku Resmikan Toko Pertamanya di Bandung, Menawarkan Ragam Kopi dan Camilan Lokal Bandung
Inovasi Rasa: 7 Varian Cireng Jumbo dan Cireng Gejrot
Cireng Jumbo bukan hanya mengandalkan satu varian rasa saja. Dengan tujuan untuk terus menarik minat pelanggan, Agus Ridlowi dan timnya terus berinovasi.
Kini, Cireng Jumbo hadir dengan 7 varian rasa yang menggugah selera, yaitu Ayam Pedas/Original, Bakso Pedas, Kornet Pedas, Usus Pedas, Jando Pedas, Ati Ampela Pedas, dan Keju.
Selain itu, Cireng Jumbo juga mengenalkan Cireng Gejrot, varian baru yang terinspirasi dari tahu gejrot Cirebon.
Cireng ini disajikan dengan bumbu khas racikan yang telah dimodifikasi, memberikan cita rasa unik yang membedakannya dari cireng pada umumnya.
Inovasi ini semakin diminati oleh pelanggan karena sensasi rasa yang baru dan berbeda.
Ekspansi Bisnis Cireng Jumbo: 9 Cabang di Bandung
Permintaan yang semakin tinggi membuat Cireng Jumbo berkembang pesat.
Kini, Cireng Jumbo telah membuka 9 cabang yang tersebar di beberapa titik di Bandung, termasuk di Hegarmanah Melong Raya sebagai pusatnya.
Selain itu, terdapat cabang-cabang lain di Sari Asih, Gunung Batu, Cimindi, Borma Cijerah, Ciumbuleuit, Cikutra Timur, Antapani, dan Mekarwangi.
Baca Juga: Penka1967: Rekomendasi Cafe di Bandung Mengusung Konsep Vintage dan Modern
Untuk memastikan operasional berjalan dengan lancar, Agus Ridlowi dan tim membagi tugas menjadi dua bagian utama, yaitu tim produksi dan tim penjualan.
Setiap cabang minimal memiliki satu karyawan, sedangkan cabang dengan penjualan tinggi, seperti Melong dan Mekarwangi, dilengkapi dengan dua karyawan.
Produksi dan Distribusi yang Terorganisir dengan Baik
Dalam operasional harian, Cireng Jumbo menghabiskan sekitar 25 kg aci per cabang. Namun, selama bulan Ramadan, angka ini meningkat hingga 45 kg per cabang setiap harinya.
Aci siap goreng langsung didistribusikan dari pusat produksi ke setiap cabang untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk.
Selain itu, para karyawan juga diberikan fasilitas mess di dekat pusat produksi, memudahkan mereka dalam bekerja dan memastikan pasokan produk sampai tepat waktu ke setiap cabang.
Perjalanan Bisnis: Dari PHK hingga Sukses Kuliner Cireng Jumbo
Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang besar pada banyak sektor, termasuk dunia periklanan yang digeluti Agus Ridlowi sebelum pandemi.
Saat banyak orang terkena PHK dan kesulitan mencari pekerjaan, Agus dan istrinya, Santi Setiawati, memutuskan untuk mencari peluang baru dan bangkit.
Baca Juga: Rekomendasi Cafe Aesthetic di Bandung, Cocok untuk Nongkrong dan Nugas Bareng Bestie
Awalnya, mereka membuka usaha warung makan Indomie (warmindo), namun bisnis ini tidak sesuai dengan ekspektasi. Dari kegagalan tersebut, muncul ide untuk berjualan cireng. Berbekal keahlian memasak dari istrinya, mereka memulai usaha Cireng Jumbo.
Gerai pertama Cireng Jumbo dibuka pada bulan Ramadan 2022 di Jalan Melong Raya, Bandung.
Pada awalnya, mereka hanya berjualan berdua tanpa karyawan. Seiring waktu, permintaan meningkat pesat, sehingga mereka memutuskan untuk menyewa ruko sebagai pusat produksi dan merekrut karyawan untuk membantu operasional bisnis.
Rencana Ekspansi: Franchise atau Cabang Baru?
Seiring dengan perkembangan bisnis yang pesat, banyak pihak yang tertarik untuk bergabung dengan Cireng Jumbo melalui sistem franchise. Meskipun demikian, Agus Ridlowi mengungkapkan bahwa saat ini ia masih fokus untuk memperkuat fondasi bisnis, terutama dari sisi produksi dan kualitas produk.
Namun, Agus tidak menutup kemungkinan untuk membuka peluang franchise di masa depan.
Dengan persiapan yang matang, Cireng Jumbo memiliki potensi untuk berkembang menjadi brand kuliner yang lebih besar dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Dengan berbagai inovasi menu dan ekspansi bisnis yang pesat, Cireng Jumbo semakin digemari banyak orang dan terus menjadi primadona kuliner khas Bandung yang lezat dan penuh cita rasa.





