PERSIB dan PSSI Sepakat: Suporter Persis Solo Tak Diperbolehkan Hadir di GBLA

oleh -384 Dilihat
PSSI dan PERSIB sepakat larang suporter Persis Solo hadir di GBLA demi keamanan laga Super League 2025/26 yang digelar 27 Oktober 2025.
PSSI dan PERSIB sepakat larang suporter Persis Solo hadir di GBLA demi keamanan laga Super League 2025/26 yang digelar 27 Oktober 2025.. foto: persib.co.id

DESTINASI BANDUNG – Menjelang laga panas PERSIB Bandung vs Persis Solo di pekan ke-10 Super League 2025/26, pihak klub bersama PSSI dan operator liga sepakat untuk tidak mengizinkan kehadiran suporter Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin, 27 Oktober 2025.

Kebijakan ini diambil berdasarkan Pasal 5 ayat 7 Regulasi Liga 1 2025/26 dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI 2023, yang mengatur pembatasan penonton tim tamu untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dari upaya menjaga citra positif sepakbola Indonesia.

Baca Juga:Jabarano Coffee Hadir di Setiabudi Bandung, Perkuat Cita Rasa Lokal Lewat Menu Baru

Vice President of Operations PT PERSIB Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, menegaskan bahwa keputusan ini bukanlah bentuk diskriminasi, melainkan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan.

“Pertandingan ini diharapkan menjadi tontonan yang menarik tanpa harus menimbulkan kekhawatiran di lapangan maupun di luar stadion,” katanya.

Pihak PERSIB juga mengimbau agar semua pendukung Persis Solo tetap memberikan dukungan dari tempat masing-masing.

Dengan menonton melalui sarana resmi, suporter dapat ikut berpartisipasi menjaga ketertiban dan menghormati keputusan bersama.

Baca Juga:Pebalap Binaan Astra Honda Siap Melesat Kencang di Final ATC Sepang

PERSIB memastikan seluruh pihak keamanan akan bekerja maksimal agar pertandingan berjalan lancar.

“Langkah ini adalah bagian dari komitmen kami menuju sepakbola yang lebih tertib, profesional, dan aman bagi semua pihak,” tambah Andang.

Pertandingan PERSIB vs Persis Solo di Super League 2025/26 diharapkan menjadi momentum penting dalam menciptakan iklim positif di dunia sepakbola tanah air.

Dukungan cerdas dari suporter akan menjadi bukti bahwa sepakbola Indonesia telah berkembang ke arah yang lebih baik.