Bobotoh Dilarang Hadiri Pertandingan Malut United vs PERSIB di Stadion Kie Raha, Ini Alasan PSSI dan Panpel

oleh -730 Dilihat
ilustrasi bobotoh Persib Bandung

DESTINASI BANDUNG – Bobotoh Dilarang Hadiri Pertandingan Malut United vs PERSIB di Stadion Kie Raha, Ini Alasan PSSI dan Panpel

PERSIB akan melakoni laga tandang melawan Malut United dalam pekan ke-31 Liga 1 2024/2025 pada Jumat, 2 Mei 2025. Namun, ada kabar yang mengejutkan bagi para pendukung setia PERSIB, Bobotoh.

Pasalnya, pihak berwenang memutuskan untuk melarang kehadiran suporter PERSIB di Stadion Kie Raha, Ternate, tempat pertandingan akan berlangsung.

Keputusan ini didasarkan pada regulasi kompetisi Liga 1 2024/2025 dan kode disiplin PSSI yang mengatur larangan suporter tim tamu hadir dalam laga tandang.

Larangan ini telah tertuang dalam Pasal 4 Ayat 8 Regulasi Liga 1 2024/2025 serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI 2023, yang secara eksplisit melarang kedatangan suporter tim tamu ke stadion saat pertandingan tandang. Dengan demikian, Bobotoh diminta untuk menahan diri dan mendukung tim kesayangan mereka dari jauh.

Baca Juga: Ciro Alves Pamit dari Persib Bandung, Kenang Perjalanan yang Berkesan

Hal ini tentu saja menjadi tantangan besar bagi suporter setia yang biasa hadir memberikan dukungan langsung.

Pihak PERSIB, melalui Vice President of Operations, Andang Ruhiat, turut menyuarakan hal serupa. Ia meminta kepada seluruh Bobotoh untuk tetap mendukung tim meskipun tidak dapat hadir secara langsung di stadion.

Andang menegaskan bahwa dukungan dari jauh justru akan menjadi bentuk dukungan terbaik untuk tim, terutama dalam fase krusial ini di mana PERSIB tengah memimpin klasemen sementara Liga 1.

Selain itu, permintaan PERSIB ini juga sejalan dengan surat resmi yang diterima dari Panitia Penyelenggara (Panpel) Malut United. Dalam surat tersebut, Panpel menegaskan pentingnya mematuhi peraturan yang berlaku guna menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan.

Pihak PERSIB berharap Bobotoh dapat memahami situasi ini dan tetap menunjukkan semangat tinggi untuk mendukung tim, baik di stadion maupun melalui saluran lainnya.

Baca Juga: Persib Bandung Tak Terkalahkan di GBLA: Kalahkan PSS Sleman 3-0, Tyronne Del Pino Jadi Bintang

Meski tidak bisa hadir langsung, PERSIB percaya bahwa dukungan Bobotoh yang cerdas dan tertib akan tetap memberikan dampak positif bagi performa tim.

Sementara itu, pertandingan melawan Malut United menjadi momen penting untuk mempertahankan posisi puncak klasemen, yang sudah diraih PERSIB di tengah ketatnya persaingan di Liga 1 2024/2025.

1. Pentingnya Kepatuhan pada Regulasi Liga 1
Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban, regulasi Liga 1 2024/2025 memang secara tegas melarang suporter tim tamu hadir di pertandingan tandang. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah potensi kerusuhan atau ketegangan yang bisa terjadi di lapangan, terutama antara suporter kedua tim yang berkompetisi. Oleh karena itu, PSSI telah mengeluarkan peraturan yang mewajibkan semua tim untuk mematuhi aturan ini demi terciptanya suasana yang kondusif.

Baca Juga: 15 Tempat Wisata Bandung 2025: Lengkap dengan HTM, Alamat, Fasilitas, dan Tips Berkunjung

2. Permintaan PERSIB untuk Mendukung dari Jauh
Meski Bobotoh tidak diperbolehkan hadir di Stadion Kie Raha, PERSIB tetap yakin bahwa dukungan mereka akan tetap terasa. Andang Ruhiat menegaskan bahwa meski tidak dapat berada langsung di stadion, Bobotoh bisa tetap memberikan dukungan penuh melalui berbagai platform yang ada, seperti media sosial dan streaming pertandingan.

3. Kondisi Terkini PERSIB di Liga 1
PERSIB Bandung saat ini tengah berada di puncak klasemen Liga 1 2024/2025. Dengan posisi tersebut, kemenangan di setiap pertandingan menjadi sangat krusial. Andang Ruhiat menambahkan bahwa dukungan Bobotoh akan semakin memotivasi tim untuk bertanding lebih maksimal, meskipun harus bermain tanpa kehadiran langsung pendukung mereka.

4. Surat Resmi dari Panpel Malut United
Sesuai dengan regulasi yang berlaku, Panitia Penyelenggara (Panpel) Malut United mengeluarkan surat resmi yang berisi permintaan agar semua pihak yang terlibat dalam pertandingan mematuhi ketentuan larangan suporter tim tamu. Surat ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan serta kelancaran jalannya pertandingan. Hal ini juga menunjukkan bahwa Panpel Malut United bekerja sama dengan PSSI dalam menegakkan aturan yang ada.

Baca Juga: QJMOTOR Indonesia Hadir di Bandung dengan Meluncurkan 4 Model Flagship Premium, Inilah Bocoran Harganya

5. Dukungan dari Jauh: Bentuk Soliditas Bobotoh
PERSIB meyakini bahwa Bobotoh adalah suporter yang memiliki semangat tinggi dan cerdas dalam memberikan dukungan. Walaupun tidak bisa berada di stadion, Bobotoh masih dapat menunjukkan loyalitas mereka melalui cara yang lebih aman dan efektif. Dukungan semacam ini diharapkan bisa memberikan kekuatan lebih bagi tim, baik dalam laga melawan Malut United maupun dalam sisa pertandingan Liga 1 lainnya.

6. Keamanan di Stadion Kie Raha
Larangan hadirnya Bobotoh di stadion juga bertujuan untuk menjaga keamanan, mengingat adanya risiko ketegangan yang bisa timbul dari pertemuan antara suporter kedua tim. Meski kedua tim selalu mengedepankan fair play di dalam lapangan, masalah suporter sering kali menjadi kendala yang mengganggu jalannya pertandingan.

7. PERSIB Menghargai Aturan yang Ada
PERSIB selaku klub yang sangat menjunjung tinggi sportivitas, menghargai peraturan yang ada. Andang Ruhiat menegaskan bahwa meskipun Bobotoh tidak bisa hadir, PERSIB percaya bahwa mereka akan tetap mendapat dukungan yang besar dari masyarakat yang mengikuti pertandingan melalui televisi atau platform digital lainnya.

8. Fase Krusial Liga 1 2024/2025
Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa, PERSIB berada dalam posisi yang sangat menentukan untuk meraih gelar juara Liga 1. Namun, tantangan berat menanti di setiap pertandingan. Maka dari itu, setiap bentuk dukungan, baik dari stadion maupun dari rumah, sangat berarti bagi motivasi pemain untuk tampil maksimal.

9. Potensi Tensi Antar Suporter
Keputusan larangan suporter tim tamu hadir di stadion juga diambil untuk mencegah potensi ketegangan yang seringkali muncul antara suporter yang hadir di stadion. Suasana yang kondusif di stadion menjadi prioritas utama agar pertandingan dapat berlangsung dengan damai.

10. Bobotoh Diharapkan Tetap Bersemangat
PERSIB berharap Bobotoh dapat tetap menunjukkan semangat tinggi dalam mendukung tim. Dukungan lewat media sosial, seperti membagikan foto, video, dan pesan positif, diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk terus berjuang meraih kemenangan.

11. Peran Media Sosial dalam Mendukung Tim
PERSIB juga mengajak Bobotoh untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mendukung tim. Hal ini tidak hanya menjadi cara yang lebih aman, tetapi juga dapat menjadi bentuk solidaritas yang lebih luas bagi seluruh suporter PERSIB di berbagai daerah.

12. Kebijakan Ini Berlaku untuk Semua Tim
Penting untuk dicatat bahwa kebijakan larangan suporter tim tamu hadir di stadion tidak hanya berlaku untuk pertandingan PERSIB, tetapi juga berlaku untuk semua tim yang berlaga di Liga 1. Ini adalah bagian dari upaya menjaga integritas kompetisi dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

13. Bobotoh Tetap Berpartisipasi Secara Virtual
PERSIB memutuskan untuk lebih fokus pada dukungan virtual dari Bobotoh, di mana mereka dapat berpartisipasi melalui berbagai kanal streaming dan media sosial. PERSIB percaya bahwa dengan cara ini, Bobotoh tetap bisa menunjukkan dukungan mereka meskipun tidak hadir langsung di stadion.

14. Meningkatkan Keharmonisan Antar Suporter*
Larangan kehadiran Bobotoh di Stadion Kie Raha juga dimaksudkan untuk meningkatkan keharmonisan antar suporter, dengan menghindari potensi kericuhan.

Semua pihak diharapkan tetap menjaga sportivitas dan saling mendukung tim mereka tanpa menimbulkan ketegangan.

Dengan adanya keputusan ini, diharapkan semua pihak bisa memahami situasi dan mendukung kompetisi dengan cara yang paling bijak, menjaga keamanan, dan memberikan semangat yang tak tergoyahkan kepada tim yang kita cintai.