DESTINASI BANDUNG – Bagi sebagian orang, jaringan telekomunikasi hanya soal sinyal dan data. Namun bagi Indra Gumulya, pria berusia 49 tahun yang berprofesi sebagai arsitek desain interior, konektivitas adalah napas produktivitas. Selama bertahun-tahun, ia mengandalkan Telkomsel untuk mendukung pekerjaan dan hobinya.
Indra kerap ditugaskan menyelesaikan proyek desain interior di berbagai daerah Indonesia. Belum lama ini, ia harus bekerja di Maumere, Papua, sebuah wilayah yang terkenal menantang dari sisi jaringan.
“Saya merupakan pelanggan Telkomsel sudah cukup lama. Dengan menggunakan kartu Telkomsel, pekerjaan saya tetap lancar meskipun di pelosok. Sinyalnya stabil dan koneksi internet jaringan Telkomsel tidak mengalami gangguan saat melaporkan progres pekerjaan kepada tim di Jakarta,” ujarnya.
Tetap Produktif Hingga Ujung Negeri
Sebagai arsitek, Indra tak bisa lepas dari komunikasi intens dengan klien maupun timnya di Jakarta.
Ia perlu mengirim gambar desain, laporan, hingga berkoordinasi secara daring.
Tantangan geografis tak membuat pekerjaannya terhambat, sebab Telkomsel hadir dengan jaringan yang tetap bisa diandalkan.
“Di Maumere, saya tetap bisa update pekerjaan secara real time. Itu sangat penting karena pekerjaan kami sering berpacu dengan deadline. Saya merasa tenang karena tetap terhubung,” tutur Indra.
Kisah Indra memperlihatkan bagaimana layanan digital Telkomsel menjembatani jarak ribuan kilometer. Bukan hanya menjaga produktivitas, tetapi juga memastikan setiap kolaborasi tetap berjalan tanpa hambatan.

Konektivitas yang Menemani Hobi
Tak hanya soal pekerjaan, Indra juga merasakan manfaat Telkomsel dalam hobinya bersepeda. Ia gemar menjelajahi jalur menantang di hutan maupun pegunungan. Aktivitas yang kerap sulit sinyal itu ternyata tidak membuatnya kehilangan koneksi.
“Saya kalau sepedahan ke gunung pakai Telkomsel untuk komunikasi atau upload video dan foto ke sosial media. Tidak ada buffering, sinyalnya tetap stabil,” katanya.
Bagi Indra, Telkomsel bukan sekadar penyedia layanan, tetapi sahabat perjalanan yang selalu hadir, baik saat bekerja maupun ketika menikmati hobi.
Apresiasi di Hari Pelanggan Nasional
Di momentum Hari Pelanggan Nasional pada 4 September, Telkomsel mengusung tema “Semangat Melayani Indonesia” sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia.
Di seluruh GraPARI, berbagai program menarik dihadirkan, mulai dari pengalaman 5G yang interaktif, voucher khusus transaksi di MyGraPARI dan GraPARI Online, hingga layanan instalasi IndiHome satu hari selesai untuk pelanggan baru.
Menurut VP Customer Care Management Telkomsel, Filin Yulia, Hari Pelanggan Nasional adalah momentum penting untuk menegaskan komitmen perusahaan terhadap pelanggan.
“Hari Pelanggan Nasional adalah momen yang sangat penting bagi kami untuk menunjukkan apresiasi kepada pelanggan setia. Dengan semangat melayani Indonesia, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” ujarnya.
Layanan Digital yang Memberi Arti
Kisah Indra Gumulya adalah cerminan nyata bagaimana layanan digital Telkomsel mampu mendukung produktivitas sekaligus aktivitas personal.
Di tengah perjalanan karier yang menuntut mobilitas tinggi, dan hobi yang menantang medan ekstrem, Telkomsel hadir memberikan kenyamanan dan rasa aman.
Hari Pelanggan Nasional pun bukan sekadar momen perayaan, tetapi juga pengingat bahwa setiap pelanggan memiliki kisah berharga.
Dan bagi Telkomsel, kisah itu adalah sumber inspirasi untuk terus menghadirkan layanan inovatif.
Dalam dunia yang semakin terhubung, kebutuhan akan konektivitas andal menjadi kunci.
Melalui pengalaman Indra, kita bisa melihat bagaimana Rayakan Hari Pelanggan Nasional bersama Telkomsel bukan hanya tentang apresiasi, tetapi juga bukti nyata peran Telkomsel dalam kehidupan pelanggan.
Telkomsel tak hanya menyatukan jarak, tetapi juga mendukung produktivitas, menjaga komunikasi, serta menemani momen personal.
Dengan semangat melayani Indonesia, Telkomsel terus membuktikan diri sebagai mitra terpercaya yang selalu ada di setiap perjalanan pelanggan.






