Grey Art Gallery Bandung Selenggarakan Pameran Interaktif Pustaka Cita, Mengantarkan Pengunjung Berpetualang ke Masa Lalu

oleh -627 Dilihat
Grey Art Gallery Bandung Selenggarakan Pameran Interaktif Pustaka Cita, Mengantarkan Pengunjung Berpetualang ke Masa Lalu

DESTINASI BANDUNG – Berkolaborasi dengan Ourchetype, Grey Art Gallery menggelar pameran “Pustaka Cita” menawarkan pengalaman kepada pengunjung untuk dapat menjelajahi personalitynya melalui kacamata sejarah.

Pameran Pustaka Cinta kolaborasi Grey Art Gallery dan Ourchetype ini mengantarkan pengunjung bertualang ke masa lalu, melihat proyeksi diri dalam arsitektur kuno Braga.

Pameran Pustaka Cinta yang berlangsung di tempat wsiata di kawasan Braga kota Bandung Grey Art Gallery ini mengangkat tema konsep psikologi dari Carl G. Jung tentang arketipe.

Baca Juga:Unpad Gelar Festival Pariwisata Unpad Tourism Fest dengan Tema ‘Magpar Ruang Rasa’ Hadirkan Kekayaan Budaya dan kuliner Indonesia

Arketipe adalah pola dasar atau model universal yang menjadi landasan perilaku, karakter, atau ide yang hadir dalam pikiran manusia dan budaya secara kolektif.

Konsep ini, diperkenalkan oleh Carl Jung dalam psikologi sebagai bagian dari taksadar kolektif, mencakup peran atau gambaran universal seperti “pahlawan,” “ibu,” atau “orang bijak.”

Arketipe mencerminkan tema mendasar yang relevan dengan kemanusiaan, membantu memahami diri sendiri, serta menjembatani pengalaman antarindividu dan budaya, dengan makna mendalam dalam seni, sastra, dan tradisi.

Baca Juga:Rekomendasi Hotel Budget Dekat dengan Alun-alun Kota Bandung, Cocok untuk Wisatawan

Pengunjung akan diajak menyapa kembali dirinya sekaligus dengan konsep arketipe melalui media-media interaktif yang menggabungkan physical & digital experience.

Arketipe Carl Jung memberikan kerangka untuk memahami bagaimana pola-pola universal dalam ketidaksadaran kolektif terhubung dengan dinamika sosial, budaya, dan psikologis masyarakat.

Baca Juga:10 Rekomendasi Tempat Wisata Bandung untuk Liburan Akhir Tahun 2024, Salah Satunya The Great Asia Africa

Dengan memahami arketipe, kita dapat mengeksplorasi akar perilaku manusia, konflik sosial, dan bagaimana masyarakat bertransformasi melalui narasi yang terus berkembang.

Pameran ini tidak hanya menyajikan instalasi yang memanjakan mata, tapi akan mendengarkan pengunjung melalui tanya-jawab.

Menurut General Manager Gery Art Gallery Angga Aditya Atmadilaga, Pameran ini mengedepankan konsep desain yang dinamis, dimana pengalaman pengunjung menjadi bagian utama dari karya seni, mengalihkan fokus dari seniman kepada interaksi individu dan kolektif para peserta.

Pada akhir perjalanan, Ourchetype akan memberimu kacamata baru dalam melihat bangunan Braga.

Baca Juga:Rekomendasi Tempat Wisata Pangalengan Bandung untuk Liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Ada Hutan Pinus dan Danaunya

Tak lagi sebuah pemandangan yang membangkitkan nostalgia, tetapi menjadi media untuk berkomunikasi ke dalam diri yang seringkali kita lewatkan dalam kehidupan yang serba cepat.

Pameran ini akan berlangsung dari tanggal 29 November 2024 – 01 Januari 2025 dengan harga tiket masuk GREY Art Gallery sebagai berikut:
● Senin – Kamis : Rp. 25.000
● Jum’at – Minggu dan Hari Libur Nasional : Rp. 35.000