Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic

oleh -613 Dilihat
Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic
Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic

DESTINASI BANDUNG– Upaya menghidupkan kembali potensi wisata berbasis kereta api di Jawa Barat kembali digelorakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat bersama DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Jawa Barat. Melalui kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) Railways bertema “Scenic Panoramic”, para pelaku wisata diajak menjelajahi keindahan Garut dan Tasikmalaya menggunakan kereta panoramic, sebuah inovasi perjalanan wisata yang menawarkan panorama alam khas Parahyangan.

Kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) Railways Scenic Panoramic yang berlangsung pada 21–24 Oktober 2025 ini menjadi bagian dari strategi promosi wisata Jawa Barat yang lebih luas.

Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic
Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic

Program Familiarization Trip (Famtrip) Railways bertema Scenic Panoramic ini melibatkan puluhan agen perjalanan dari berbagai daerah, Disparbud Jabar berharap potensi wisata Garut dan Tasikmalaya bisa semakin dikenal, tak hanya oleh wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara.

Baca Juga: 6 Tempat Wisata di Pangalengan Bandung 2025: Keindahan Alam, Spot Foto Viral dan Rafting Seru!

Perjalanan Dimulai: Bandung–Garut Naik Kereta Panoramic

Perjalanan hari pertama dimulai dari Kota Bandung menuju Garut menggunakan kereta panoramic. Sepanjang perjalanan, peserta dimanjakan oleh hamparan sawah hijau, lembah, dan perbukitan yang menawan khas Priangan. Setibanya di Garut, rombongan langsung menuju Candi Cangkuang, salah satu situs bersejarah yang menjadi ikon wisata budaya di daerah tersebut.

Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic
Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic

Di lokasi ini, peserta tidak hanya menikmati panorama dan sejarah Candi Cangkuang, tetapi juga berkesempatan mencicipi kuliner lokal khas Garut seperti dodol. Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Welcome Dinner yang dihadiri langsung oleh Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Bandung Paling Banyak Dikunjungi, Wajib Masuk Daftar Liburanmu

Dalam sambutannya, Iendra menekankan pentingnya wisata berbasis rel di Jawa Barat.

“Wisata berbasis kereta api di Jawa Barat sudah berkembang sejak zaman Belanda. Sekarang saatnya kita mengembangkannya kembali bersama para pelaku wisata,” ujarnya.

Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic
Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic

Eksplorasi Desa Wisata dan Sentra Kerajinan Garut

Hari kedua diisi dengan kunjungan ke Desa Wisata Saung Ciburial, tempat di mana peserta dapat menyaksikan atraksi ketangkasan domba—warisan budaya yang masih dilestarikan masyarakat setempat. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kebun Mawar Situhapa yang terkenal dengan keindahan taman bunga dan udara sejuk khas pegunungan.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Bandung Populer 2025 yang Wajib Dikunjungi, Salah Satunya Lembang Park Zoo

Tak ketinggalan, peserta juga mengunjungi Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang dan Toko Astiga, pusat oleh-oleh kulit dan produk khas Garut. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Chocodot Garut, brand lokal terkenal dengan inovasi cokelat isi dodol.

Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic
Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para agen perjalanan untuk mengenal lebih dalam potensi wisata dan produk ekonomi kreatif di Garut.

Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic
Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic

Petualangan Lanjut ke Tasikmalaya: Kampung Naga hingga Offroad Galunggung

Pada hari ketiga, rombongan Famtrip bergerak menuju Kabupaten Tasikmalaya. Destinasi pertama adalah Kampung Naga, perkampungan adat yang mempertahankan tradisi dan arsitektur Sunda kuno. Para peserta disambut hangat oleh warga setempat, sekaligus diperkenalkan pada kearifan lokal yang masih dijaga dengan baik.

Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic
Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic

Perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Pasir Datar, tempat peserta diajak mencoba wisata offroad di kaki Gunung Galunggung. Meski sempat diguyur hujan, antusiasme peserta tetap tinggi karena pengalaman menegangkan namun menyenangkan itu menjadi salah satu momen paling berkesan dalam Famtrip kali ini.

Workshop Batik dan Wisata Sejarah di Jembatan Cirahong

Memasuki hari terakhir, peserta diajak mengikuti workshop membatik di Rumah Batik Tasikmalaya. Aktivitas ini membuka wawasan baru tentang kekayaan budaya Tasikmalaya yang dikenal sebagai sentra batik, bordir, dan kerajinan tangan.

Rangkaian Famtrip ditutup dengan kunjungan ke Jembatan Cirahong, jembatan bersejarah yang menghubungkan Tasikmalaya dan Ciamis. Selain menjadi saksi sejarah kolonial, jembatan ini juga menawarkan pemandangan eksotis Sungai Citanduy yang mengalir di bawahnya.

Selanjutnya para peserta akan mengakhiri Famtrip menuju stasiun Banjar menggunakan kereta api menuju stasiun Bandung.

Antusiasme Peserta dan Dukungan Stakeholder

Menurut Daniel G. Nugraha, Ketua DPD ASITA Jawa Barat, rute Garut–Tasikmalaya sejatinya pernah menjadi jalur favorit wisatawan mancanegara pada era 1990–2000-an, terutama wisatawan asal Eropa dan Malaysia.

“Dulu wisatawan dari Eropa selalu singgah di Garut dan Tasik. Sekarang kami ingin menghidupkannya kembali,” jelas Daniel.

Ia menambahkan bahwa wisata berbasis kereta api sangat diminati wisatawan luar negeri.

“Sekitar 90 persen wisatawan Eropa yang datang ke Jawa Barat pasti menggunakan kereta. Begitu juga wisatawan Malaysia yang sering naik kereta menuju Bandung,” tambahnya.

Sementara itu, Ghurfah Fauzulhaq dari Humas DPD ASITA Jabar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemasaran strategis Disparbud Jabar.

Dengan menggandeng ASITA sebagai asosiasi tertua di industri pariwisata Indonesia, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat jaringan antar daerah dalam membangun pariwisata berkelanjutan.

“Peserta Famtrip terdiri dari 21 agen perjalanan, termasuk perwakilan dari Nairobi, Afrika. Mereka sangat antusias mengikuti agenda yang memperkenalkan sisi lain Jawa Barat di luar Bandung, ” ujarnya.

Testimoni Peserta: Pengalaman Wisata Tak Terlupakan

Salah satu peserta, Tarlili asal Balikpapan, Kalimantan Timur, mengaku terkesan dengan pengalaman berwisata menggunakan kereta panoramic.

“Naik kereta panoramic Papandayan itu sangat mengesankan. Tidak lelah, bebas macet, dan pemandangannya luar biasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa banyak destinasi di Garut dan Tasikmalaya yang ternyata menyimpan potensi besar.

“Saya baru tahu kalau ternyata ada tempat wisata menarik selain di Bandung, seperti Kampung Naga dan wisata offroad di Galunggung,” tambahnya.

Tasikmalaya Siap Jadi Episentrum Wisata Priangan Timur

Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic
Disparbud Jabar Gandeng ASITA Jabar Promosikan Wisata Kereta Api Garut–Tasikmalaya melalui Familiarization Trip Railways Scenic Panoramic

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, menyambut baik kegiatan ini dan menilai Tasikmalaya memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi dan wisata di kawasan Priangan Timur.

“Tasik itu payung bagi potensi wisata Garut, Ciamis, hingga Pangandaran,” ujar Dicky.

Pemerintah kota tengah menyiapkan berbagai destinasi baru, termasuk wisata keluarga di kawasan Simpang Lima, wisata air di Sungai Citanduy, serta memperjuangkan pembangunan bandara demi memperluas akses wisata.

Selain itu, Tasikmalaya juga memiliki kekuatan ekonomi kreatif yang besar dari kelom geulis, batik, bordir, hingga kerajinan mendong yang telah dikenal luas di pasar nasional.

Melalui Familiarization Trip ini, Disparbud Jabar dan ASITA berhasil menegaskan bahwa wisata Jawa Barat tidak hanya tentang Bandung, melainkan juga tentang keindahan dan keunikan Garut serta Tasikmalaya.

Dengan dukungan lintas sektor, wisata berbasis kereta api diharapkan dapat menjadi daya tarik baru yang berkelanjutan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Famtrip 2025 bukan hanya perjalanan promosi wisata, tetapi juga simbol kolaborasi nyata untuk menggerakkan kembali pariwisata Jawa Barat dari rel sejarah menuju masa depan yang lebih cerah.