Wali Kota Bandung Tegaskan Larangan Penggunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik oleh ASN

oleh -365 Dilihat
Wali Kota Bandung Tegaskan Larangan Penggunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik oleh ASN

DESTINASI BANDUNG – Wali Kota Bandung Tegaskan Larangan Penggunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik oleh ASN

Menjelang Lebaran, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengeluarkan kebijakan tegas yang melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung untuk menggunakan kendaraan dinas dalam kegiatan mudik.

Kebijakan ini bertujuan agar kendaraan dinas tetap digunakan untuk kepentingan tugas dan operasional pemerintahan, bukan untuk keperluan pribadi.

Baca Juga:Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Sabtu, 22 Maret 2025 Lengkap dengan Biaya dan Persyaratan

“Mobil dinas hanya boleh digunakan untuk kepentingan dinas, tidak untuk mudik. ASN harus mematuhi aturan ini, terutama untuk kendaraan dinas yang berada di bawah unit,” tegas Farhan setelah melakukan inspeksi ke sejumlah fasilitas publik di kawasan Jalan Asia-Afrika, Jumat (21/3/2025).

Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan fasilitas negara untuk tujuan yang tepat.

Farhan juga berharap agar ASN menjadi teladan dalam disiplin aturan dan tidak memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

Selain itu, Pemkot Bandung sedang mempersiapkan berbagai hal untuk kelancaran mudik dan arus balik Lebaran. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memantau kesiapan armada transportasi umum.

“Mulai 27 Maret, kami akan bersama Dinas Perhubungan untuk memantau kesiapan kendaraan umum,” ujarnya.

Pemkot Bandung juga menyiapkan lima bus gratis yang akan diberangkatkan menuju wilayah timur, sebagai bagian dari dukungan kepada masyarakat yang hendak mudik.

Baca Juga:Polrestabes Bandung Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan untuk Warga yang Mudik Lebaran

Wali Kota Farhan juga mengingatkan bahwa Bandung tidak hanya menjadi kota yang ditinggalkan oleh pemudik, tetapi juga menjadi tujuan mudik dan wisata saat libur Lebaran.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Bandung untuk menjadi tuan rumah yang ramah dalam menyambut tamu yang datang.

“Bandung bukan hanya kota tempat pemudik berangkat, tapi juga tujuan mudik dan destinasi wisata. Mari kita sambut dengan baik para tamu yang datang,” katanya.