Cookie Cup: Langkah Kreatif dan Inovatif Generasi Muda Menuju Lingkungan Tanpa Sampah Plastik, Gelas Kopi Bisa Dimakan

oleh -452 Dilihat
Mirsha Syahnaz, Co-Founder dan Brand Director Monday Coffee Co adalah salah satu pembicara dalam kegiatan Lokakarya Jurnalisme Lingkungan yang diselenggarakan oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation.

DESTINASI BANDUNG -Banyak pelaku usaha kuliner khususnya generasi muda di Bandung menciptakan produk yang tidak hanya enak, namun juga memiliki ide-ide segar dan berani mencoba hal baru. Kreativitas ini menciptakan tren kuliner yang unik dan inovatif, seperti Monday Coffee Co. dengan cookie cup, gelas kopi yang bisa dimakan, sehingga mengurangi sampah plastik sekali pakai yang berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Seperti diketahui pengelolaan sampah untuk menjaga lingkungan menjadi isu penting yang terus didorong oleh berbagai pihak, termasuk generasi muda. Salah satu sosok inspiratif dalam gerakan ini adalah Mirsha Shahnaz, Co-Founder dan Brand Director Monday Coffee Co.

Melalui inovasi produk Cookie Cup yakni gelas yang terbuat dari kue untuk minum kopi yang bisa langsung dimakan setelah kopinya sudah habis diminum, Mirsha membuktikan bahwa langkah kecil namun kreatif dapat membawa perubahan besar dalam mengurangi sampah plastik.

Baca Juga:Rekomendasi Cafe Aesthetic di Bandung: Tempat Nongkrong Instagramable yang Hits, Cocok Datang Bareng Bestie Kamu

Kini Monday Coffee yang dikelola oleh Mirsha dan kawan-kawan sudah memiliki tiga cabang yang berlokasi di Kiara Artha Park, Buah Batu dan Bukit Dago Utara Kota Bandung, Jawa Barat

Cookie Cup yakni gelas yang terbuat dari kue untuk minum kopi yang bisa langsung dimakan karya Monday Coffee Co

Cookie Cup: Ngopi Tanpa Sampah

Pada tahun 2022, Mirsha memulai riset selama delapan bulan untuk menciptakan cookie cup, sebuah gelas kopi yang dapat dimakan.

Produk ini tidak hanya memberikan pengalaman unik bagi pelanggan Monday Coffee Co., tetapi juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan gelas plastik sekali pakai yang menjadi penyumbang besar limbah.

Hasilnya, cookie cup berhasil menarik perhatian pasar, dengan penjualan mencapai 300 cup per bulan.

“Idenya sederhana, bagaimana jika gelas kopi yang kita gunakan tidak menjadi sampah, tapi malah bisa dimakan? Selain ramah lingkungan, ini juga menambah nilai pengalaman minum kopi,” ujar Mirsha saat berbagi pengalamannya di acara Lokakarya Jurnalisme Lingkungan yang diselenggarakan oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation.

Seperti diketahui Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) menyelenggarakan workshop jurnalistik bertema “Konservasi Lingkungan & Berkelanjutan: Inisiatif Hijau untuk Kehidupan yang Lebih Baik” di Kudus, Jawa Tengah pada Rabu 13 November 2024 hingga Kamis 14 November 2024. Mirsha Syahnaz, Co-Founder dan Brand Director Monday Coffee Co adalah salah satu pembicara dalam kegiatan workshop tersebut.

Mirsha Syahnaz, Co-Founder dan Brand Director Monday Coffee Co adalah salah satu pembicara dalam kegiatan Lokakarya Jurnalisme Lingkungan yang diselenggarakan oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation.

Waste Management: Daur Ulang untuk Masa Depan

Tidak berhenti pada cookie cup, Mirsha juga memprakarsai program pengelolaan sampah (waste management).

Salah satu inisiatifnya adalah mengumpulkan tutup botol plastik, yang kemudian didaur ulang menjadi produk bernilai guna. Hingga kini, sudah terkumpul 777 kilogram tutup botol, yang merupakan kontribusi nyata Monday Coffee Co. terhadap pengurangan limbah plastik.

Baca Juga:Rekomendasi Cafe Hidden Gem Kota Bandung, Cocok untuk Nyantai saat Liburan Bersama Keluarga dan Bestie

Salah satu cabang Monday Cafe di Kiara Artha Park Bandung ini hampir 70 persen materialnya hasil dari limbah tutup botol plastik berupa kursi dan meja.

“Ini bukan hanya tentang bisnis, tapi juga tanggung jawab sosial kami untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik. Kami ingin menginspirasi orang lain untuk turut peduli terhadap pengelolaan sampah,” tambah Mirsha.

Tidak hanya itu, Mirsha juga mengajak kolaborasi dengan beberapa komunitas untuk membuat kreasi celana jeans dengan kain perca.

Hal tersebut bisa berkontribusi untuk mengurangi limbah kain dan juga bisa berkreasi dalam bidang fashion.

Generasi Muda sebagai Agen Perubahan

Langkah Mirsha menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran signifikan dalam menciptakan solusi bagi masalah lingkungan.

Inovasi seperti cookie cup dan program daur ulang tidak hanya berdampak pada lingkungan tetapi juga menginspirasi komunitas untuk berpikir lebih kreatif dan bertanggung jawab.

Sebagai generasi muda, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga bumi bagi generasi mendatang.

Inisiatif seperti yang dilakukan Mirsha Syahnaz dapat menjadi teladan bagi mereka yang ingin berkontribusi dalam gerakan peduli lingkungan.

Dengan semangat dan inovasi, generasi muda bisa menjadi agen perubahan yang mampu membawa dampak besar dalam pengelolaan sampah.

Mari bersama melangkah menuju masa depan untuk menjaga lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.