Universitas Teknologi Bandung Berpartisipasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD 2026

oleh -622 Dilihat
oleh
UTB berperan aktif dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bojongloa Kidul. Foto: UTB

DESTINASI BANDUNG – Universitas Teknologi Bandung (UTB) turut berperan aktif dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bojongloa Kidul dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Kehadiran UTB dalam kegiatan ini menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah yang berbasis riset dan inovasi akademik.

Acara yang berlangsung di Hotel Grand Pasundan, pada Selasa, 11 Februari 2025 ini dihadiri oleh 54 tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan.

Dalam hal ini UTB diwakili oleh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Meilani Andrean, S.M., serta Staf Kerja Sama, Alfian Fiharsa, S.I.Kom.

Baca juga: DKV UTB Berkolaborasi Mendorong Komunikasi Visual dalam Membangun Dampak Sosial

Musrenbang ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan usulan program pembangunan yang akan menjadi bagian dari RKPD 2026.

Berbagai permasalahan yang dihadapi di masing-masing wilayah disampaikan dalam forum ini, termasuk evaluasi terhadap program yang telah lakukan sebelumnya.

Perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lurah hingga ketua RW, mengemukakan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program sebelumnya serta memberikan masukan mengenai prioritas pembangunan ke depan.

Selain diskusi terkait isu-isu pembangunan, Musrenbang ini juga membahas mekanisme pengajuan program dan kebijakan yang akan dimasukkan dalam RKPD 2026.

Salah satu poin penting yang diangkat adalah prosedur penerbitan Surat Keputusan (SK) pengajuan program serta bimbingan teknis dalam penyusunan proposal yang akan diajukan dari tiap wilayah.

Dengan adanya bimbingan ini, diharapkan setiap usulan dapat disusun secara lebih sistematis dan memiliki dasar yang kuat untuk direalisasikan dalam kebijakan pembangunan daerah.

Baca juga: Dosen UTB Berikan Pelatihan Inovatif untuk Warga Pungkur, Dorong Pemanfaatan Mesin Pencacah dalam Pengelolaan Sampah

Sebagai institusi akademik yang memiliki visi dalam pemberdayaan masyarakat, UTB diharapkan dapat berkontribusi lebih dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan kebutuhan masyarakat berbasis kajian ilmiah dan riset akademik.

Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, Musrenbang ini menjadi momentum penting dalam merancang kebijakan yang lebih inovatif dan solutif untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kecamatan Bojongloa Kidul.

Keikutsertaan UTB dalam forum Musrenbang ini juga membuka peluang untuk kerja sama lebih lanjut antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, terutama dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan berbagai permasalahan pembangunan dapat diselesaikan melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan berbasis data, sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Bandung.