Jumat, Mei 24, 2024
BerandaHeadlineSegarnya Alam Wanawisata Batu Kuda di Kaki Gunung Manglayang

Segarnya Alam Wanawisata Batu Kuda di Kaki Gunung Manglayang

Destinasi Bandung – Liburan di akhir pekan kumpul dengan keluarga merupakan dambaan kita semua. Bagi anda dan keluarga yang ingin menghabiskan liburan di kota Bandung terkadang malas dengan kemacetan Bandung di akhir pekan. Selama ini  para wisatawan  destinasi wisata di Bandung kebanyakan liburan ke daerah Bandung Selatan seperti kawasan kawah putih Ciwideuy ataupun kawasan Pangalengan.

Selain itu kebanyakan hangout ke Bandung Utara seperti kawasan Lembang dan Tangkuban Parahu. Sudah bukan rahasia umum lagi di dua kawasan tersebut apabila akhir pekan pasti terjebak dengan kemacetan sehingga membuat anda dan keluarga malas liburan. Agar liburan anda dan keluarga berkualitas dan terhindar dari kemacetan, cobain deh liburan ke daerah Bandung Timur, lokasinya sangat dekat dari kota Bandung. Di Bandung Timur ada sebuah destinasi wisata yang unik dan sedikit misterius. Lokasinya berada di perbukitan Gunung Manglayang. Namanya sendiri adalah wanawisata dan bumi perkemahan  Batu Kuda, sebuah tempat wisata yang indah dan segar serta udaranya masih alami.

Wana wisata  Batu Kuda ini juga merupakan aset Perum Perhutani yang berada di wilayah Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.Wanawisata dan bumi perkemahan Batu Kuda, bisa dicapai dengan melewati beberapa jalur. Jalur paling mudah menuju wanawisata Batu Kuda adalah lewat jalur Cibiru. Pertama, dari Bandung kota ambil arah ke Cibiru, lewat bundaran Cibiru ke arah Cileunyi. Kira – kira setelah kurang lebih 1,5 km dari Bundaran Cibiru akan ada jalan dengan tanda gapura di depan jalan Cibiru Wetan belok kiri agak naik keatas, ikuti saja jalur  karena arah petunjuk menuju lokasi.Perjalanan terus ke arah atas hingga Batu Kuda kurang lebih sekitar 7 kilometer. Sepanjang perjalanan mungkin jalannya agak sempit, tapi diimbangi dengan pemandangan indah dan hawa dingin Kota Bandung yang membuat siapapun suka. Kalau merasa bingung, jangan malu untuk bertanya pada penduduk sekitar.

Wanawisata batu kuda
Wanawisata batu kuda

Wanawisata Batu Kuda ini memang agak mistis, bahkan ada aturan yang berlaku, setiap hari Senin dan Kamis para pendaki atau siapapun dilarang memasuki area Gunung Manglayang. Karena menurut kepercayaan setempat, itu adalah hari berkumpulnya para leluhur dan ruh halus. Selain itu pada hari lainnya pun jika mendaki tidak diperkenankan dalam jumlah yang ganjil.

Daya tarik wanawisata  Batu Kuda sendiri sudah terlihat setelah masuk ke dalam, melewati gerbang Batu Kuda. Setelah masuk, akan terlihat hamparan hutan pinus yang lebat menyambut kedatangan anda. Setelah sampai Hutan Pinus cobalah beristirahat sebentar di tengah – tengah area Pohon Pinus yang sangat indah ini. Resapi kesunyian yang ada sambil mensyukuri nikmat keindahan alam yang ada disini.Di tempat wisata  Batu Kuda juga tersedia banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Mulai dari kegiatan camping, trekking, hingga bersepeda. Tidak lupa sekedar bersantai diantara banyak pohon pinus cantik disini. Udaranya sudah pasti segar sekali! Asiknya lagi,  bisa mengunjungi Situs Batu Kuda hanya dengan membayar tiket Rp. 3000 per/orang dan tambahan Rp. 5000 jika ingin camping disini.

Meskipun tempat ini adalah wisata alam, namun sebagian besar fasilitas penunjang sudah cukup lengkap. Di tempat wanawisata Batu Kuda sudah ada pendukung umum tempat wisata seperti warung – warung pedagang makanan, lapangan parkir, toilet, mushola dan lain-lain. Jadi jangan takut untuk kelaparan atau kebingungan jika memerlukan sesuatu di wanawisata Batu Kuda.

Wanawisata Batu Kuda / destinasi bandung
Wanawisata Batu Kuda / destinasi bandung

Sebelum mengenal lebih dekat mengenai wanawisata  Batu Kuda Manglayang, mari kita lihat lebih dekat mengenai latar belakang destinasi wisata ini. Diceritakan kalau kata “Manglayang” ini sebenarnya berasal dari kata “layang”. Sudah jelas “layang” adalah terbang.Jadi ceritanya dahulu kala menurut mitosnya, ada seekor kuda yang bisa terbang  dengan cepat. Kuda itu berasal dari Gunung Kidul dikenal dengan nama Kuda Semprani/ Kuda Sembrani. Nah, ketika si kuda ini sedang melintasi Gunung Manglayang, saat dalam perjalananya dari Cirebon menuju Banten.Tiba – tiba kuda tadi terjatuh, dansang kuda kemudian terperosok disebuah tempat yang berada tidak jauh dari titik sanghiyang (artinya kaki gunung). Kuda itu terjebak dalam waktu yang cukup lama, sehingga membuat tempatnya terperosok berubah menjadi kubangan.

Diceritakan dalam mitosnya, lambat laun kuda tadi lalu berubah menjadi batu.Percaya atau tidak mengenai mitos itu, sekarang ini kuda yang dimaksud tadi adalah wujud batu besar yang ada di Situs Batu Kuda Manglayang. Memang dariu bentuk batu yang ada, mirip dengan ketika si kuda tersebut mencoba meloloskan diri kubanga. Namun tenaga si kuda tersebut terlanjur habis karena kelelahan.Hingga akhirnya si penunggang kuda semprani menyerah lalu duduk di sebuah kursi yang berada tidak jauh dari kubangan kuda. Kemudian tempat sang penunggang duduk disebut sekarang ini dikenal dengan Batu Kursi. Sedangkan kubangan tempat si Kuda Semprani terjerembab sekarang ini dikenal dengan nama Batu Kuda.Anda berminat dan penasaran, Cobain deh kesini bersama teman atau keluarga tercinta.

RELATED ARTICLES

Most Popular