Ekskul Fest Vol 2 di Roemah Kentang 1908: Panggung Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Bandung dalam Seni dan Budaya

oleh -345 Dilihat
Ekskul Fest Vol 2 di Roemah Kentang 1908: Panggung Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Bandung dalam Seni dan Budaya
Ekskul Fest Vol 2 di Roemah Kentang 1908: Panggung Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Bandung dalam Seni dan Budaya

DESTINASI BANDUNG– Bandung kembali menjadi pusat perhatian dengan hadirnya Festival Ekstrakurikuler antar sekolah bertajuk Ekskul Fest Vol 2 yang diselenggarakan di Roemah Kentang 1908 pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Ajang ini menjadi wadah unjuk bakat dan kreativitas bagi siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA di Kota Bandung.

Acara yang digagas oleh Roemah Kentang 1908 ini menjadi bukti nyata bahwa seni, budaya, dan pendidikan bisa berkolaborasi dalam satu panggung yang inspiratif. Dengan dukungan penuh dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Ekskul Fest Vol 2 diharapkan menjadi tradisi tahunan yang mampu melahirkan generasi muda berprestasi sekaligus mencintai warisan budaya bangsa.

Ekskul Fest Vol 2 di Roemah Kentang 1908: Panggung Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Bandung dalam Seni dan Budaya
Ekskul Fest Vol 2 di Roemah Kentang 1908: Panggung Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Bandung dalam Seni dan Budaya

Ajang Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa Bandung

Ketua Panitia Ekskul Fest Vol 2, Arni Pusitasari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah suksesnya event perdana pada bulan Agustus 2025. Melihat antusiasme peserta dan pengunjung pada acara sebelumnya, Roemah Kentang 1908 kembali menghadirkan festival ini dengan konsep yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak sekolah.

Baca Juga: 5 Cafe Skena di Bandung yang Lagi Naik Daun 2025, Tempat Nongkrong Favorit Anak Kalcer

“Ke depan, kami ingin menjadikan Ekskul Fest sebagai ajang kolaborasi berkelanjutan antara Roemah Kentang 1908 dengan berbagai ekstrakurikuler sekolah. Harapannya, anak-anak bisa menumbuhkan rasa percaya diri melalui karya, seni, dan budaya,” ujar Arni.

Melalui kegiatan ini, siswa-siswi diberi kesempatan untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai bidang ekstrakurikuler. Mulai dari seni tari tradisional dan modern, permainan angklung, wushu, pencak silat, Pramuka, kabaret, hingga penampilan band sekolah yang energik.

Ekskul Fest Vol 2 di Roemah Kentang 1908: Panggung Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Bandung dalam Seni dan Budaya
Ekskul Fest Vol 2 di Roemah Kentang 1908: Panggung Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Bandung dalam Seni dan Budaya

Menumbuhkan Generasi Cinta Seni dan Budaya

Salah satu nilai penting dari penyelenggaraan Ekskul Fest Vol 2 adalah semangat untuk menumbuhkan kecintaan anak muda terhadap seni dan budaya Indonesia. Di tengah perkembangan era digital yang begitu cepat, acara seperti ini menjadi ruang penting agar siswa tidak hanya sibuk dengan dunia gadget, tetapi juga aktif dalam kegiatan positif dan kreatif.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh Roemah Kentang 1908. Dalam sambutannya, ia menyebut bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mengembangkan karakter anak-anak Bandung melalui kegiatan seni dan budaya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Roemah Kentang 1908 yang telah menginisiasi kegiatan positif ini. Anak-anak kita saat ini hidup di era digital, jadi perlu ada keseimbangan antara dunia teknologi dan aktivitas nyata. Lewat kegiatan seni dan ekstrakurikuler seperti ini, mereka bisa mengasah keterampilan dan karakter,” ujar Adi.

Ekskul Fest Vol 2 di Roemah Kentang 1908: Panggung Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Bandung dalam Seni dan Budaya
Ekskul Fest Vol 2 di Roemah Kentang 1908: Panggung Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Bandung dalam Seni dan Budaya

Deretan Sekolah Peserta Ekskul Fest Vol 2

Acara ini diikuti oleh berbagai sekolah yang menampilkan bakat terbaik siswanya. Mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga menampilkan semangat kolaborasi dan sportivitas.

Berikut daftar sekolah yang turut berpartisipasi:

TK St. Angela Bandung

SD St. Angela Bandung

SMP St. Angela Bandung

SMA St. Angela Bandung

SD Edu Global Bandung

SDN 037 Sabang

SDN 001 Merdeka

SDN 060 Raya Barat

SMP PGII 1 Bandung

Setiap sekolah menampilkan penampilan berbeda-beda yang mencerminkan kekayaan budaya lokal sekaligus semangat modern.

Seperti permainan Angklung, Paduan Suara, Seni Tari Sunda, Pramuka, Wushu, Pencak Silat, Grup Band dan lain-lain.

Roemah Kentang 1908: Venue Bersejarah dengan Sentuhan Kreativitas

Sebagai tempat penyelenggaraan acara, Roemah Kentang 1908 memiliki nilai historis yang kuat bagi masyarakat Bandung. Dikenal sebagai salah satu bangunan heritage di kawasan tersebut, tempat ini kini berkembang menjadi venue kreatif dan budaya yang sering menjadi lokasi kegiatan seni, musik, dan komunitas.

Roemah Kentang 1908 bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga simbol dari kolaborasi antara sejarah dan inovasi. Dengan konsep yang memadukan nuansa klasik dan modern, tempat ini memberikan suasana unik yang mendukung kegiatan seni dan budaya anak muda Bandung.

Kehadiran Ekskul Fest Vol 2 di tempat ini memperkuat citra Roemah Kentang 1908 sebagai pelopor ruang kreatif yang mendukung talenta pelajar dan seniman muda.

Dukungan Pemerintah dan Komunitas

Selain dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai komunitas seni dan pendidikan di Bandung. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci suksesnya acara, karena tidak hanya melibatkan sekolah, tetapi juga masyarakat umum dan pegiat seni lokal.

Dukungan ini memperlihatkan bahwa Bandung memiliki ekosistem seni yang hidup dan dinamis. Dengan adanya kegiatan seperti Ekskul Fest, potensi anak-anak bisa digali lebih dalam, sementara nilai-nilai kebersamaan dan kolaborasi terus ditanamkan.

Panggung Bakat dan Inspirasi Generasi Muda

Setiap penampilan di Ekskul Fest Vol 2 bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukatif yang memperlihatkan potensi luar biasa anak-anak Bandung. Mulai dari tari tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya Sunda, hingga pertunjukan kabaret yang sarat pesan moral tentang persahabatan dan disiplin.

Salah satu sorotan acara adalah penampilan ekstrakurikuler wushu dan pencak silat, yang menampilkan gerakan penuh semangat dan ketangkasan. Penampilan ini menunjukkan bahwa kegiatan bela diri juga bisa menjadi seni pertunjukan yang estetis dan menginspirasi.

Harapan dan Langkah ke Depan

Ketua Panitia Arni Pusitasari berharap, ke depan Ekskul Fest dapat terus dikembangkan menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak sekolah di Kota Bandung dan sekitarnya. Ia juga berencana menggandeng sponsor serta komunitas kreatif agar kegiatan ini semakin besar dan berdampak luas.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya jadi penonton, tapi juga jadi pelaku seni dan budaya. Bandung punya banyak bakat muda luar biasa, dan melalui Ekskul Fest ini, kami ingin membantu mereka menemukan panggungnya,” ujar Arni.

Ekskul Fest Vol 2: Lebih dari Sekadar Festival Sekolah

Roemah Kentang 1908 berkomitmen untuk menjadikan Ekskul Fest bukan hanya sebagai ajang tahunan, tetapi juga gerakan berkelanjutan yang menumbuhkan karakter pelajar Bandung. Melalui festival ini, para siswa belajar banyak hal, mulai dari kerja tim, disiplin, tanggung jawab, hingga bagaimana mengelola emosi di depan publik.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar sekolah. Kolaborasi antar siswa dan guru membuka peluang terciptanya ide-ide baru dalam bidang seni dan pendidikan.