Qaca Cup Taster Competition 2026 Kembali Digelar, Pecinta Kopi Adu Ketajaman Indra Perasa

oleh -8 Dilihat
Qaca Cup Taster Competition 2026 digelar di Bandung dengan diikuti 60 peserta dari Jawa Barat hingga Malang yang menguji kemampuan membedakan cita rasa kopi.
Qaca Cup Taster Competition 2026 digelar di Bandung dengan diikuti 60 peserta dari Jawa Barat hingga Malang yang menguji kemampuan membedakan cita rasa kopi.

DESTINASI BANDUNG – Suasana berbeda terlihat di Qaca Coffee Brewtellers, Jalan Malabar No. 31, Kota Bandung, pada Senin (6/7/2026). Puluhan pecinta kopi dari kalangan Milenial dan Gen Z mengikuti Qaca Cup Taster Competition 2026, sebuah kompetisi yang menguji ketajaman indra penciuman dan perasa dalam mengenali karakter kopi.

Ajang Qaca Cup Taster Competition 2026 berlangsung selama dua hari, 6–7 Juli 2026, dan menjadi wadah berkumpulnya komunitas kopi dari berbagai daerah. Sebanyak 60 peserta berasal dari sejumlah kota di Jawa Barat hingga Malang, Jawa Timur, bersaing memperebutkan hadiah dengan menunjukkan kemampuan terbaik dalam membedakan cita rasa kopi.

Dalam kompetisi Qaca Cup Taster Competition 2026 ini, peserta ditantang menemukan satu cangkir kopi yang memiliki karakter rasa berbeda dari tiga cangkir pada setiap set. Total terdapat delapan set yang harus diselesaikan dalam waktu secepat mungkin dengan tingkat ketelitian yang tinggi.

Baca Juga: 8 Cafe Tersembunyi di Bandung yang Cocok untuk Work From Cafe, Suasana Tenang dan Nyaman

Setiap sesi diikuti empat peserta secara bersamaan. Setelah aba-aba dimulai, mereka langsung mencicipi sekaligus menghirup aroma kopi pada setiap cangkir untuk mencari rasa yang dianggap paling berbeda. Meski terlihat sederhana, tantangan tersebut membutuhkan konsentrasi, pengalaman, dan kepekaan indra yang baik.

Tak sedikit peserta yang tampak berpikir cukup lama sebelum menentukan pilihannya. Perbedaan rasa yang sangat tipis membuat proses identifikasi menjadi semakin menantang.

Setelah seluruh set selesai dinilai, panitia langsung melakukan pengecekan jawaban. Cangkir yang benar memiliki tanda khusus di bagian bawahnya. Ada peserta yang hanya mampu menjawab satu hingga dua set dengan benar, sementara beberapa lainnya berhasil mendekati nilai sempurna.

Head Coffee Department sekaligus Ketua Panitia Qaca Cup Taster Competition 2026, Edward Christian, mengatakan kompetisi ini memasuki penyelenggaraan tahun kedua dengan antusiasme peserta yang terus meningkat. Jika tahun lalu diikuti 48 orang, tahun ini jumlah peserta bertambah menjadi 60 orang.

Menurut Edward, konsep perlombaan dibuat sederhana namun membutuhkan kemampuan sensorik yang baik.

“Peserta harus menentukan satu kopi dengan cita rasa berbeda dari tiga cangkir yang tersedia pada setiap set, kemudian menyelesaikannya dalam waktu tercepat,”katanya.

Pendaftaran telah dibuka sejak Juni 2026 dan mendapat respons positif dari komunitas kopi di berbagai daerah.

Selain menghadirkan kompetisi, penyelenggara juga menyediakan hadiah menarik bagi para pemenang.

Pada hari kedua penyelenggaraan, kegiatan dibuka lebih luas bagi masyarakat yang ingin mengenal dunia specialty coffee.

Pengunjung dapat mencoba sesi mencicipi kopi sekaligus belajar mengenali aroma dan karakter rasa kopi meski belum memiliki pengalaman sebagai barista maupun coffee enthusiast.

Baca Juga: Libur Sekolah 2026 Makin Seru! Ini 12 Tempat Wisata di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan

Edward menambahkan, Qaca Cup Taster Competition 2026 juga menjadi ajang mempererat hubungan antar pelaku industri kopi dan komunitas di Bandung maupun Jawa Barat.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta ruang berbagi pengetahuan, pengalaman, hingga kolaborasi yang mampu mendorong perkembangan industri kopi lokal.

Selama kompetisi berlangsung, peserta menikmati beragam kopi arabika pilihan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Garut dan sejumlah wilayah di Jawa Barat, serta beberapa kopi pilihan dari mancanegara.

Ragam origin tersebut menghadirkan karakter rasa yang berbeda sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi setiap peserta dalam menguji kemampuan sensory mereka.