DESTINASI BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung memastikan seluruh persiapan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara telah rampung. Berbagai pembenahan infrastruktur hingga pengaturan lalu lintas dilakukan agar operasional penerbangan dapat berjalan lancar saat kembali dibuka.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan, akses menuju bandara kini telah diperbaiki, termasuk pelapisan ulang jalan, penataan jalur kendaraan, serta area penjemputan dan pengantaran penumpang yang telah siap digunakan.
Selain infrastruktur, Pemkot Bandung juga menyiapkan konsep branding kota di area terminal keberangkatan dan kedatangan. Langkah ini diharapkan mampu memperkenalkan berbagai potensi Kota Bandung kepada wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis.
Baca Juga: Bakso TU Teuku Umar, Wisata Kuliner Bakso dengan Bala-Bala Monster yang Hits di Bandung
Menurut Farhan, Bandung memiliki keunggulan di sektor pendidikan, wisata, kuliner, dan pusat belanja yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dari berbagai daerah.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kota Bandung telah melakukan simulasi rekayasa lalu lintas sejak awal Juli 2026. Pola kendaraan menuju bandara dikembalikan ke jalur normal dengan sistem khusus untuk kendaraan yang hanya mengantar penumpang agar tidak terjadi kepadatan di pintu masuk.
Seluruh penerangan jalan menuju bandara juga telah diperbarui menggunakan lampu LED sehingga akses menjadi lebih aman, terutama pada malam hari.
Sementara itu, Wings Air memastikan akan kembali melayani penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara. Mulai 6 Agustus 2026 maskapai tersebut membuka rute Bandung–Bandar Lampung sebanyak tiga kali dalam sepekan menggunakan pesawat ATR 72.
Sehari setelahnya, Wings Air juga menghadirkan penerbangan langsung Bandung–Palembang. Kedua rute tersebut dipilih untuk memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat, baik untuk wisata, bisnis, pendidikan maupun perjalanan dinas.
Penumpang juga dapat menikmati konektivitas lanjutan menuju sejumlah kota lain melalui Lampung maupun Palembang. Selain itu, Lion Group melalui Super Air Jet masih menyiapkan delapan rute tambahan yang saat ini menunggu proses perizinan.



