DESTINASI BANDUNG – Ajang penghargaan seni rupa kontemporer Grey Award 2026 resmi mengumumkan daftar pemenang terbaik dalam penyelenggaraan tahun keduanya. Diselenggarakan oleh Grey Art Gallery, program ini menjadi salah satu platform penting bagi seniman Indonesia untuk menampilkan karya inovatif kepada publik luas.
Mengusung tema “Monochrome as Manifesto,” Grey Award 2026 menempatkan warna monokrom hitam dan putih sebagai pendekatan kuratorial utama. Konsep ini mendorong seniman untuk mengeksplorasi kekuatan visual yang sederhana namun tegas, sekaligus menegaskan posisi artistik dalam karya yang dihasilkan.

Antusiasme terhadap penyelenggaraan Grey Award 2026 terlihat dari tingginya jumlah partisipasi. Sebanyak 710 seniman dari berbagai wilayah Indonesia turut ambil bagian dengan mengirimkan total 931 karya melalui mekanisme open call. Seluruh karya kemudian melalui proses seleksi ketat oleh dewan juri profesional yang memiliki reputasi di dunia seni rupa nasional.
Dewan juri terdiri dari kolektor seni Wiyu Wahono, pendiri ArtJog yaitu Heri Pemad, serta CEO Grey Art Gallery Angga Aditya. Ketiganya menilai karya peserta dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting, termasuk kekuatan gagasan, konsistensi visual, hingga potensi pengembangan praktik artistik.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Ciwidey Bandung Terpopuler untuk Liburan Long Weekend 2026, Lengkap Alamat dan HTM
Menurut Wiyu Wahono, kompetisi seni seperti Grey Award bukan hanya sekadar proses seleksi karya terbaik, tetapi juga memiliki peran penting dalam perjalanan karier seorang seniman. Ia menilai banyak talenta potensial yang belum mendapatkan kesempatan tampil karena terbatasnya ruang eksposur.
“Ajang seperti Grey Award sangat penting sebagai pintu bagi seniman untuk keluar dari kerumunan dan mendapatkan visibilitas di medan seni yang lebih luas,” ungkap Wiyu Wahono.
Dari ratusan karya yang masuk, proses kuratorial awal berhasil menyeleksi 65 karya dari 60 seniman untuk dipresentasikan dalam pameran utama Grey Award 2026. Tahapan selanjutnya berupa wawancara kuratorial yang menentukan 10 finalis terbaik dengan mempertimbangkan kualitas konsep serta keberlanjutan praktik artistik mereka.
Setelah melalui seluruh tahapan seleksi, dewan juri menetapkan sejumlah seniman terbaik sebagai penerima penghargaan dalam berbagai kategori. Berikut daftar pemenang Grey Award 2026:
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Liburan Long Weekend 2026, Lengkap Alamat dan HTM Terbaru
Grey Award diraih oleh Fatih Jagad Raya melalui karya berjudul Dalam Sunyi, Rakyat Mengingat (2025)
Black Award diberikan kepada M. Aidi Yupri dengan karya Layar Berdayun (2025)
White Award diraih oleh Shelvira Alyya melalui karya Yang Dilihat Nantinya (2025)
Gallerist & Collectors Choice Award diberikan kepada Jimbo dengan karya Bioluminesensi (2025)
People’s Choice Award diraih oleh Faisol Nurrohman melalui karya Resonansi Dua Realitas (2025)
Grey Award 2026 tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai langkah berkelanjutan dalam mendukung regenerasi seniman Indonesia.
Program ini membuka peluang bagi para finalis untuk memperkenalkan karya mereka kepada kolektor, kurator, hingga institusi seni yang lebih luas.
Sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan karya, Grey Award 2026 juga menjalin kerja sama strategis dengan ArtMoments Jakarta.
Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi sejumlah karya finalis untuk dipresentasikan dalam konteks pameran art fair, sehingga meningkatkan visibilitas karya di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, penyelenggara berharap Grey Award dapat menjadi ruang dialog antara seniman, publik, dan berbagai pelaku seni rupa.
Melalui interaksi tersebut, diharapkan muncul gagasan baru yang mampu memperkaya perkembangan seni rupa kontemporer di Indonesia.
Masyarakat yang ingin melihat langsung karya para finalis masih memiliki kesempatan untuk mengunjungi pameran Grey Award 2026.
Pameran ini terbuka untuk umum di Grey Art Gallery yang berlokasi di kawasan Braga, salah satu pusat seni dan budaya di Kota Bandung.
Pameran dapat dikunjungi pada hari kerja mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB, sedangkan pada akhir pekan dibuka hingga pukul 22.00 WIB.
Kehadiran Grey Award 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang apresiasi seni, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi baru seniman Indonesia untuk terus berkarya dan bereksperimen dalam dunia seni rupa kontemporer.
Sebagai inisiatif dari Grey Art Gallery, Grey Award menjadi bukti komitmen dalam membangun ekosistem seni rupa yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan konsistensi penyelenggaraan setiap tahun, program ini diharapkan mampu memperkuat posisi seni rupa Indonesia di kancah yang lebih luas.






