Sabtu, Mei 4, 2024
BerandaBeritaKPU Jabar &Unpad Gelar Sawala Pilgub 2018 dengan Warga Ciptagelar

KPU Jabar &Unpad Gelar Sawala Pilgub 2018 dengan Warga Ciptagelar

Destinasi Bandung-KPU Jabar &Unpad Gelar Sawala Pilgub 2018 dengan Warga Ciptagelar . Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat bekerjasama dengan Universitas Padjadjaran lakukan sawala Pilgub Jabar 2018 pada Sabtu, 24 Maret 2018 bertempat di Bale Adat masyarakat adat Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar Kampung Sukamulya, Desa Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, Endun Abdulhaq, M.Pd. selaku Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat mengatakan bahwa kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018, merupakan hajatan nasional yang besar karena melibatkan jumlah masyarakat sekitar 32 juta pemilih yang merupakan wilayah yang menyumbang suara nasional sebesar 35% dengan jumlah pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur sebanyak 4 pasang. Selain itu, wilayah Pakidulan, khususnya kab. Sukabumi dan sekitarnya memiliki 1.7 jt pemilih yang merupakan wilayahnya yang memiliki masyarakat adat. Unsur masyarakat adat menjadi tujuan utama dalam sawala pilgub tahun ini.

Hal ini dilakukan karena KPU Jabar merasa memiliki kepentingan untuk dapat mentransformasikan ilmu pengetahuan lokalitas masyarakat adat Ciptagelar yang memiliki potensi kegotongroyongan, kebersamaan, dan konsisten dalam melaksanakan adat kebiasaan yang apabila diterapkan dan dikaitkan dalam kegiatan Pilgub Jabar tidak akan terjadi konflik dengan masyarakat lainnya, kata Endun. Sementara itu, Dr. Dadang Rahmat Hidayat, M. Si., yang mewakili pimpinan Universitas Padjadjaran menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan dari pihak Kasepuhan Adat Ciptagelar yang telah menerima kegiatan sawala pilgub ini dengan penuh antusias dan keramahan. Selanjutnya, Dadang berharap agar kegiatan ini dapat memberikan informasi mengenai proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 secara lengkap dan menghasilkan pemimpin yang memberikan manfaat, khususnya peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat adat.

Sedangkan Aki Umat yang mewakili pihak Kasepuhan Ciptagelar menyampaikan himbauan kepada seluruh warga masyarakat agar ikut berpartisipasi mensukseskan Pilgub 2018 dan di masyarakat adat memiliki ilmu yang “hebat” sehingga kasepuhan Ciptagelar selalu mendapat kunjungan dari berbagai pihak. Aki Umat berharap agar nanti pemimpin yang terpilih lebih memperhatikan keadaan masyarakat adat, khususnya infrastruktur di wilayah masyarakat adat yang ada di Jawa Barat.

Sawala Pilgub ini diikuti oleh para tokoh adat di wilayah adat kasepuhan adat Ciptagelar, tokoh pemerintahan desa Sirnaresmi, KPUD Kab. Sukabumi, PPK Kec. Cisolok yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam yang disertai dengan tampilan seni budaya Jaipong dan Debus yang para pemainnya berasal dari masyarakat adat kasepuhan Ciptagelar.
Sementara itu, pada hari berikutnya (25/03) road show Sawala Pilgub Jabar dilaksanakan di Masyarakat Adat Kasepuhan Urug, Desa Urug Kec. Sukajaya kab. Bogor. Dan tokoh pemangku adat yang dipimpin oleh Abah Ukat menyampaikan ucapan terima kasih yang dimana masyarakat adat kasepuhan Urug telah terpilih menjadi salah satu tuan rumah dalam penyelenggaraan Sawala Pilgub tahun ini, ujar Abah dalam sambutannya. Selanjutnya Abah Ukat berharap ke depannya dalam proses pilgub di Jawa Barat 2018 ini hendaknya seluruh warga masyarakat adat Urug dapat memilih sesuai dengan pilihan berdasarkan hasil informasi Sawala Pilgub Jabar ini yang dilaksanakan di Bumi Ageung Kasepuhan Urug.

Kegiatan Sawala Pilgub Jabar 2018 yang dilakukan oleh KPU Jabar merupakan suatu bentuk komitmen pemerintah untuk melibatkan seluruh unsur masyarakat yang memiliki hak pilih tanpa ada diskriminasi sehingga akan menghasilkan tingkat partisipasi yang tinggi. Di sisi lain, Pilgub Jabar 2018 yang mengusung tema sebagai wahana wisata edukasi politik yang dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat yang diintegrasikan dengan perkembangan masyarakat “zaman now” yang kritis terhadap berbagai fenomena sosial kemasyarakatan serta sistem demokrasi yang didukung oleh proses literasi informasi yang semakin profesional di media mainstream maupun media sosial.

RELATED ARTICLES

Most Popular