Grey Art Gallery Kolaborasi dengan Bdgconnex Gelar Pameran ‘ANGKAT’

oleh -984 Dilihat
Grey Art Gallery Kolaborasi dengan Bdgconnex Gelar Pameran 'ANGKAT'

DESTINASI BANDUNG-Grey Art Gallery Kolaborasi dengan Bdgconnex Gelar Pameran ‘ANGKAT’

Dalam rangka pembukaan Bandung Art Month ke-8 (BAM 8) tahun 2025, Grey Art Gallery bekerja sama dengan BDGConnex menghadirkan pameran seni rupa bertajuk ‘ANGKAT’.

Pameran ANGKAT ini resmi dibuka pada Jumat, 25 Juli 2025 pukul 14.00 WIB di Grey Art Gallery, Jalan Braga No. 47, Bandung dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2025.

Baca Juga: 1 Hari di Bandung kemana saja? Salah Satunya ke Tempat Wisata Bandung Braga

ANGKAT, Di tahun 2025 ini, ‘angkat’ menjadi kata istimewa bagi perayaan rangkaian peristiwa seni tahunan yang diselenggarakan di Bandung.

‘Angkat’ dalam konteks masyarakat dan kebudayaan Sunda bermakna ‘pergi’ atau
meninggalkan sebuah tempat untuk menuju tempat yang lain. Istilah ‘angkat,’ di sini,
bermakna sebagai tindakan yang dilangsungkan secara sadar, memiliki tujuan serta
maksud bagi sang pelakunya. Dalam kamus bahasa Indonesia, serta bagi pengguna
bahasa Indonesia, kata ‘angkat’ berarti sebuah tindakan untuk menjadikan satu hal
(barang, objek, gagasan, pemikiran, atau bahkan harapan) berubah dan menjadi ada
dalam posisi keadaan atau kedudukan yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Grey Art Gallery Kolaborasi dengan Bdgconnex Gelar Pameran ‘ANGKAT’

Tema ‘Angkat’ dalam tradisi budaya dan bahasa Sunda serta maknanya menurut kamus bahasa
Indonesia adalah dua pengertian yang tidak sama. Namun demikian, keduanya justru
tidak mustahil berada dalam wilayah cara memaknai yang saling berkaitan sehingga
memiliki pengertian yang bersifat khas, memperkaya satu makna dengan yang lainnya,
serta menciptakan semangat maupun orientasi berfikir yang terbarukan.

Baca Juga: 60 Tempat Wisata Bandung yang Sedang Hits Tahun 2025: Dari Alam Hingga Urban Instagramable

Penyelenggaraan rangkaian peristiwa tahunan Bandung Art Month (BAM), yang telah
berlangsung sebanyak delapan kali, memaknai penyelanggaraannya pada tahun ini
sebagai titik perjalanan yang penting.

Pada tahun 2027, nanti, BAM akan menjadi
tonggak peristiwa seni yang istimewa bagi para seniman, para pelaku dan medan sosial
seni, maupun masyarakat seni di Bandung dalam mengenal dan memahami secara lebih
dalam serta akrab pengalaman berinteraksi, bekerja-sama, selama satu dekade.

Tema ‘Angkat’ bagi momen BAM tahun ini adalah sebuah ‘pengingat,’ tepatnya sebuah
undangan untuk mempersiapan diri dalam rangka mewujudkan perayaan satu dekade
perubahan medan sosial seni di Bandung, skena seni Bandung, maupun ‘cara Bandung’
untuk mewujudkan kemajuan seni rupa Indonesia.

Jangka waktu dua tahun, dari saat
kini, dianggap sebagai masa persiapan bagi kegiatan pameran, diskusi, interaksi, dan
kolaborasi seni yang lebih apik dan epik. Tema ‘Angkat’ adalah wujud undangan kreatif
serta inklusif bagi siapapun yang telah, sedang, dan akan terus menumbuhkan cita-cita
kemajuan seni di Bandung.

Dalam kegiatan pameran yang menjadi momen inagurasi BAM 8th, tema ‘Angkat’
menjadi bacaan dan rapalan penuh makna, mengandung gagasan maupun harapan
tentang keberlangsung serta kebersamaan dalam kemajuan seni di Bandung.

Pameran ini melibatkan partisipasi para seniman yang berasal dari generasi yang berbeda-beda,
menghadirkan presentasi keberbedaan sudut pandang pemahaman dan tindakan seni
yang tidak sama namun tetap bersama menciptakan gelora inspirasi yang tidak pernah
padam.

Presentasi pameran ‘Angkat’ tidak hanya bermaksud menunjukkan semangat interaksi
dan transmisi pengetahuan maupun pengalaman seni antar generasi, tetapi juga menjadi momen transformasi pengetahuan dan pengalaman seni di Bandung, atau a’la Bandung.

Tema ‘Angkat’ bermaksud terus menggerakkan sekaligus mengubah keadaan dan posisi seni Bandung, karena hanya para seniman, pelaku di medan sosial seni, maupun masyarakat seni di Bandung lah yang memahaminya dan menyadari secara.‘pasti’: ‘Hendak pergi kemana?’ serta ‘Hendak menjadi bagaimana keadaanya nanti?’

Dalam pameran kali ini, GREY Art Gallery & BDGConnex dengan bangga menghadirkan
empat seniman yang telah memainkan peran penting dalam perkembangan seni rupa
kontemporer di Bandung:
● Asmudjo J. Irianto
● Actmove
● Herry Dim
● REEXP
Sebagai bagian dari program “Panggilan” yang ditujukan untuk seniman muda Bandung,
kami menerima sebanyak 95 pengajuan karya (submission), dengan total 95 karya yang
masuk.

Setelah melalui proses kurasi dan seleksi, terpilih 31 seniman dengan total 31 karya yang akan dipamerkan dalam pameran ANGKAT 2025.

Adapun nama-nama seniman muda terpilih adalah sebagai berikut:
Auditama Nugraha, Dr. Joni, Fafagirlsy, Calysta Ayu, Fahmi Mursyid, Faisal Al-Zaki,
Farhanah Arifah, Fatih Jagad Raya, Fisel, Galih Hermawan, Hikmatyar, Ivan Daniel, Jibo,
Joshua Liem, Khai, Kulin, Muhabdul.w, Namira Siti Sarah, Nur Z Izzah, Rahma Zahara
Kamal, Rania Slb, Ravaldo Akeudhia, Reigi Rippana, Rhaka, Sadira Auliyannisa, Siti F.
Satir, Irfam Azhari, Ulfi Audria, Viola Armendita, Washfa, dan Yamba Kanaka.

Sebagai bagian dari refleksi historis dan dialog lintas generasi, kami juga mengundang
10 seniman senior yang telah memberikan kontribusi penting bagi perkembangan seni
rupa kontemporer di Bandung untuk menyampaikan “Statement Seni” mereka.

Pernyataan-pernyataan ini akan ditampilkan secara khusus di ruang galeri sebagai
bagian dari narasi pameran.

Seniman senior yang turut berpartisipasi dalam bagian ini meliputi:
Asmudjo J. Irianto, Andar Malik, Aming D. Rachman, Bambang Subarnas, Diyanto, Eddy
Hermanto, Herry Dim, Isa Perkasa, Nandang Gawe, Rahmat Jabbaril, Rudi ST Darma,
dan Pidi Baiq.

Pameran ANGKAT 2025 bukan hanya selebrasi atas keberagaman praktik seni di Bandung, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara generasi, pendekatan artistik, dan gagasan-gagasan yang merupakan bagian dari lanskap seni rupa kontemporer Bandung.

Pameran ini merupakan hasil kolaborasi antara GREY Art Gallery, Bdgconnex, Art
Jakarta, dan HolyZpace.

Pameran ANGKAT 2025 berlangsung dari Tanggal : 25 Juli – 31 Agustus 2025.

Tiket : Weekdays IDR 20.000
Weekend & Public Holiday IDR 30.000
Jam Operasional : Monday – Thursday, Sunday 10.00 am – 08.00 pm
Friday – Saturday 10.00 am – 10.00 am. ***